Share Lha!

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang salah bisa membuat asam lambung meningkat dan GERD pun kambuh. Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi naiknya asam lambung menuju kerongkongan yang menimbulkan rasa pahit dan nyeri pada ulu hati.

Dalam artikel ini, saya akan membahas berbagai buah-buahan, sayuran dan bahan – bahan lain yang tidak hanya dapat dibuat menjadi smoothie yang lezat tetapi juga mampu mengurangi dan mengatasi gejala sakit asam lambung.

Saya juga akan membagikan resep mudah untuk membuat smoothie dan saya akan memberikan beberapa tips bermanfaat lainnya untuk membantu masalah asam lambung Anda.

Smoothie sangat direkomendasikan untuk penderita penyakit asam lambung karena zat antioksidan dan nutrisi di dalam smoothies yang terbuat dari beragam sayuran dan buah-buahan bisa meredakan dan mengurangi asam lambung dengan cepat. Terutama saat smoothie dibuat menggunakan buah-buahan non sitrus, sayuran alkali, yogurt dan beberapa bahan khusus lainnya.

Bahan-bahan Smoothie Yang Membantu Mengurangi Asam Lambung

Buah-Buahan Yang Membantu Mengurangi Asam Lambung

Jika kamu mengidap sakit asam lambung, pilihan buah yang aman dikonsumsi:

Pisang – Selain memiliki kandungan serat yang tinggi yang baik untuk melancarkan pencernaan tubuh, pisang juga memiliki kandungan zat antasida yang sangat membantu meredam produksi asam lambung berlebih.

Dengan tekstur buahnya yang halus dan gampang dilumat, buah pisang kaya akan kandungan kalium di dalamnya. Pisang yang telah ditelan masuk ke dalam kerongkongan, dapat membentuk lapisan pelindung bagi kerongkongan yang mencegah kemungkinan terjadinya iritasi akibat naiknya asam lambung. Selain itu, tingkat keasaman buah pisang tergolong rendah.

Pepaya – Pepaya kaya akan vitamin A dan K, beta-karoten, kalsium. Selain itu, Pepaya merupakan sumber enzim papain yang adalah protase yang dihasilkan dari getah pada buah pepaya. Enzim papain mempermudah dan melancarkan proses pencernaan protein untuk dipecah menjadi asam amino yang merupakan bentuk terkecil yang mudah dicerna oleh tubuh.

Semangka – Buah Semangka rasanya manis dan segar karena mengandung banyak air. Buah ini rendah asam yang mana jika dikonsumsi secara teratur juga dapat membantu menetralkan keasaman di dalam lambung.

Buah Kurma – Selain karena rasanya legit, bebas kolesterol dan mengandung sedikit lemak, buah kurma baik dikonsumsi karena kandungan gula alami, mineral, kalium, kalsium dan zat besi, serta asam amino dalam buah kurma dapat mencegah konstipasi atau sembelit dan akan membantu meningkatkan sistem pencernaan.

Apel Merah – Apel berwarna merah mengandung vitamin A, C, D, B6 dan B12, kalsium, zat besi dan magnesium yang sangat bermanfaat untuk mengurangi asam lambung dan menenangkan perut.

Melon – Selain rendah kandungan asamnya, buah melon memiliki kandungan basa yang cukup tinggi berkat mineral magnesium yang ada di dalamnya. Magnesium merupakan salah satu kandungan utama penyusun obat pereda gejala maag.

Kelapa Muda Hijau – Selain ramah untuk penderita penyakit asam lambung, air kelapa hijau dapat menjadi antitoksin pertolongan pertama untuk menetralkan racun seperti susu yang mengandung protein tinggi.

Selain itu, kandungan air kelapa juga baik dalam menggantikan cairan tubuh yang hilang secara cepat.

Pir – Dengan kandungan serat dan peptin didalamnya, buah pir memenuhi syarat sebagai buah yang bermanfaat untuk menurunkan keasaman di perut dan mencegah perut terkena serangan asam.

Persik – Buah persik merupakan sumber vitamin A, C, E, K, niacin, asam pentotenat, tiamin, piridoksin, dan folat, serta, mineral potassium, kalsium, zat besi, zinc, magnesium, fosfor, tembaga, mangan dan tinggi serat.

Hal ini membuat buah persik sangat baik dalam membantu melancarkan pencernaan, membantu mengikat racun pada dinding usus kolon lalu mengeluarkannya dari tubuh, membantu mengurangi peradangan dan memperbaiki masalah gejala gangguan pencernaan.

Strawberi – Stroberi adalah sumber vitamin C yang juga berfungsi untuk meningkatkan jumlah sel darah putih dalam darah yang berfungsi untuk melawan infeksi.

Sayuran Yang Membantu Mengurangi Asam Lambung

Sayuran Hijau – Selain rendah akan asam, sayuran hijau juga kaya serat dan tidak mengandung lemak maupun gula merupakan makanan yang tepat dikonsumsi penderita asam lambung karena sangat membantu meringankan gejala GERD.

Tauge – Tauge adalah sumber asam lemak omega-3 yang merupakan anti-inflamasi alami. Tauge juga kaya akan kalium, Vitamin E, C, A, serta asam amino dan protein yang sangat berperan menetralkan efek kandungan radikal bebas dalam tubuh.

Selada – Selada tidak hanya akan mencegah nyeri asam lambung, tapi juga mempercepat sembuhnya rasa nyeri yang sudah ada karena selada kaya akan asam amino glutamin yang berguna untuk membantu memperkuat lapisan mucosal di dalam usus, dan meningkatkan aliran darah di perut.

Kacang Panjang – Kacang panjang merupakan sayuran non-asam, rendah lemak, dan tinggi serat yang tidak hanya memperlancar pencernaan, tapi juga mencegah nyeri asam lambung.

Kentang – Selain mengandung karbohidrat tinggi yang memberi rasa kenyang lebih lama, kentang mengandung basa yang tinggi sehingga dapat membantu menetralisir asam pada perut. Kentang juga memiliki cukup banyak kandungan anti-inflamasi yang akan membantu mengurangi rasa sakit di lambung.

Kangkung – Mengandung sulforaphane (senyawa yang bisa memerangi H. pylori) juga vitamin C yang cukup untuk memenuhi dosis harian yang akan membantu memerangi asam lambung yang berlebih.

Ketimun – Ketimun atau mentimun selain memiliki kandungan yang bisa membantu meredakan panas dalam, juga memiliki kandungan yang mampu meredakan rasa nyeri karena asam lambung naik.

Brokoli – Selain mengandung tinggi serat, kalsium, dan potasium yang berfungsi sebagai antioksidan, brokoli juga mengandung sulfur yang berfungsi sebagai pelindung lapisan dalam kulit perut. Brokoli juga mengandung sulforpane yang bersifat anti bakteri, dimana sulforpane ini berguna membantu membunuh helicobacter pylori (bakteri negatif).

Sebuah studi pada orang yang pencernaannya mengandung helicobacter pylori (dipublikasikan dalam jurnal Cancer Prevention Research) menunjukkan bahwa jika memakan masakan yang mengandung setengah cangkir brokoli per hari selama 2 bulan ternyata dapat membantu mengurangi sakit pada lambung.

Bayam – Bayam sangat mampu untuk meningkatkan kemampuan seluruh metabolisme kita, mendorong semua organ berfungsi pada tingkat optimal mereka. Selain sebagai sumber zat besi, bayam mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap, yaitu vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K, magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, potasium, dan sodium. Karena kandungan antioksidannya yang tinggi tersebut, bayam sangat mampu membantu tubuh melawan radikal bebas penyebab peradangan.

Selain itu, jumlah protein yang ditemukan dalam bayam sangat luar biasa untuk sayuran apa pun, dan berkat protein yang mudah dipecah asam amino dalam sayur ini, bayam bermanfaat untuk mengurangi kolesterol dan timbunan lemak lainnya di pembuluh darah.

Bahan-Bahan Lainnya Yang Membantu Mengurangi Asam Lambung

Lidah Buaya – Menurut penelitian dari Journal of Science dan Kesehatan Lingkungan, minum olahan (smoothie ataupun jus) lidah buaya secara teratur selain dapat membantu menenangkan saluran pencernaan dan mencegah refluks asam. juga dapat mengurangi peradangan pada lambung.

Kayu Manis – Kayu manis dapat menurunkan kadar asam lambung dan pepsin di dalam usus sehingga membantu aliran darah di dinding perut, selain itu, kayu manis juga efektif mendinginkan suhu perut dan dapat menurunkan kadar karbondioksida pada perut yang baru saja makan besar.

Peneliti Kourosh Kalantar – Zadeh menuturkan kepada Huffington Post bahwa makan 1 gram kayu manis sehari dapat menghasilkan manfaat kesehatan pada manusia. kayu manis dapat melindungi dinding lambung dan usus kecil, ini akan membantu usus dalam menyerap nutrisi makanan dengan baik dan konsisten.

Kunyit – Kunyit sangat dikenal sebagai bumbu dapur yang sering digunakan dalam campuran masakan dan jamu minuman. Namun ternyata kunyit juga semakin terkenal sebagai obat ulkus yang ampuh karena memiliki kandungan antioksidan, anti bakteri, dan anti-kanker yang tinggi.

Jahe – Tumbuhan yang diambil bagian akarnya ini memiliki sifat anti inflamasi atau anti peradangan yang kuat yang berguna untuk menenangkan asam lambung dan meredakan heartburn (nyeri dada akibat naiknya asam lambung).

Perdu/Adas – Adas mengandung phytonutrient anti-inflamasi yang dapat membuat dinding perut lebih rileks. Jadi Adas sangat membantu masalah pencernaan seperti mules.

Yogurt – Bakteri baik probiotik yang ada di dalam usus terbukti memiliki segudang manfaat untuk kesehatan pencernaan, salah satunya adalah membantu meringankan iritasi usus besar dan diare. Yogurt merupakan produk dari fermentasi susu yang kaya akan kalsium, vitamin D, protein, dan kalium.

Suatu penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa yogurt terbukti efektif meredakan dan mengatasi masalah naiknya asam lambung dalam sistem pencernaan¹Karena itulah, Anda sebaiknya mengkonsumsi probiotik dari yoghurt rendah lemak setiap hari khususnya ketika sakit asam lambung kambuh sampai empat minggu setelahnya.

Lemak Sehat – Mengonsumsi lemak sehat seperti kenari, biji rami, minyak zaitun, minyak wijen, buah alpukat, dan minyak bunga matahari.

Madu – Para peneliti dari Selandia Baru telah menguji madu yang berasal dari bunga Manuka pada bakteri penyebab asam lambung. Mereka menemukan madu berhasil menekan perkembangbiakkan bakteri.

Resep Smoothie Untuk Mengurangi Asam Lambung

Kacang Kenari-Kupas Mentah
Harga online terendah: 18 Sep, 2021

Kayu-Pisang-Manis Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 2 buah pisang (sudah dibekukan semalaman terlebih dahulu) .
• ½ cangkir yogurt yunani
• ½ cangkir susu rendah lemak atau susu skim
• 2 sdt madu
• ½ sdt kayu manis
• ½ cangkir es batu (pilihan)
Cara Membuat
1. Campurkan pisang, susu, yogurt dan es batu ke dalam blender dan blender sampai cair.
2. Tambahkan madu, dan kayu manis, lalu aduk sampai tercampur rata.
3. Selamat menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Greenie Banana Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 buah pisang (yang berwarna kuning)
• ½ buah persik
• 2 genggam daun bayam
• 1 sendok makan yogurt vanila
• 3 sendok makan susu almond
• ¼ cangkir es batu jika buah-buahan tidak dibekukan terlebih dahulu
Cara Membuat
1. Campurkan semua bahan dalam blender.
2. Lalu proses sampai semua bahan tercampur dengan baik.
3. Selamat menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Melon-Almond Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 2 cangkir buah melon yang sudah dipotong-potong dadu
• 1 cangkir susu almond
• ¼ cangkir buah almond
• 1 sendok makan madu
• ¼ cangkir es batu (pilihan)
Cara Membuat
1. Campurkan susu, buah melon dan almond ke dalam blender dan blender sampai tercampur rata.
2. Tambahkan madu, aduk rata, dan Selamat menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Peach-Ginger Blend Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 2 cangkir buah persik, sudah dibekukan terlebih dahulu (pilihan)
• 1 ½ cangkir susu kacang almond
• 3 sendok makan gula kelapa
• 1 sendok makan irisan jahe segar
• ¼ cangkir es batu (pilihan)
Cara Membuat
1. Campurkan semua bahan ke dalam blender dan blender sampai semua bahan tercampur rata.
2. Selamat menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Almond-Greenie Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 cangkir daun bayam
• 1 cangkir daun kangkung
• 1 buah kiwi, lebih disarankan yang berwarna kuning
• 1 buah pisang, lebih disarankan pisang yang berwarna kuning
• 1 cangkir susu almond
• ¼ cangkir buah almond
• ½ cangkir yogurt rendah lemak
• ¼ cangkir es batu (pilihan) apabila buah-buahan di atas tidak dibekukan terlebih dahulu
Cara Membuat
1. Campurkan semua bahan dalam blender.
2. Lalu blender sampai semua bahan tercampur dengan baik.
3. Selamat menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Semangka-Jahe Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• ½ cangkir buah semangka
• 1 cangkir air kelapa muda hijau
• ½ cangkir sayur kangkung
• ¼ cangkir yogurt rendah lemak
• 1 sdm madu
• 1 sdt jahe yang sudah dihaluskan
• ¼ cangkir es batu (pilihan apabila buah-buahan yang digunakan tidak dibekukan terlebih dahulu)
Cara Membuat
1. Campurkan semua ke dalam blender dan proses sampai tercampur rata.
2. Selamat menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Makanan Yang Harus Dihindari

Asam lambung yang naik bisa disebabkan oleh kadar lemak yang ada pada protein yang masuk ke dalam tubuh. Salah memilih makanan bisa membuat gejala asam lambung seperti batuk, mual, atau sakit tenggorokan kambuh. berarti Anda perlu tahu, makanan apa saja yang harus dihindari, kan? Baca terus ulasan berikut ini hingga tuntas, ya!

  • Bawang – Segala bentuk bawang, baik bawang merah, putih, atau bombay, membuat otot pada kerongkongan bagian bawah melemah. Akibatnya asam lambung dengan mudah naik kembali ke kerongkongan. Kandungan zat yang ada di dalam bawang juga bisa memicu munculnya sendawa. Jika sendawa sering dilakukan, akan semakin memperburuk gejala kenaikan asam lambung.
  • Tomat – Buah tomat mengandung asam sitrat dan asam malat yang bisa memicu kenaikan asam lambung yang akan naik ke kerongkongan sehingga mengakibatkan munculnya keluhan rasa tidak nyaman.
  • Nanas – Dengan kadar pH 3-4, nanas merupakan salah satu buah yang bersifat paling asam di antara buah asam lainnya. Nanas juga mengandung bromelain, yaitu jenis enzim khusus yang bekerja memecah protein dalam tubuh, termasuk protein kolagen yang terdapat dalam jaringan dinding lambung.
  • Apel – Khususnya apel dengan warna hijau yang biasanya memiliki rasa agak asam yang dapat memicu naiknya asam lambung.
  • Citrus – Jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali adalah berbagai buah-buah yang termasuk ke dalam kelompok citrus. Kandungan asam sitrat dalam buah-buahan sitrus dapat meningkatkan kadar keasaman lambung dan mengikis lapisan kerongkongan. Hal ini dapat memicu asam lambung bergerak naik ke tenggorokan dan memicu timbulnya gejala.

Dalam suatu penelitian ilmiah yang dimuat dalam The Korean Journal of Gastroenterology, dari sekitar 382 orang yang mengeluhkan rasa terbakar pada dada sebagai gejala maag, sebanyak 67 persen mengalami keparahan gejala setelah mengkonsumsi jeruk².

  • Cokelat – Cokelat biasanya mengandung kafein dan theobromine, yang bisa mengakibatkan peningkatan asam lambung. Stimulan lainnya yaitu bahan methylxanthine pada cokelat yang juga dapat melemahkan kekuatan otot pada katup kerongkongan.
  • Makanan Pedas – Makanan pedas biasanya diolah dengan cabai, memiliki kandungan zat bernama capsaicin di dalamnya. Capsaicin adalah ekstrak alkaloid yang memberikan rasa pedas yang khas pada cabai. Capsaicin mampu memperlambat kerja sistem pencernaan.

Ketika laju sistem pencernaan melambat, otomatis proses pencernaan makanan pun memakan waktu yang lebih lama. Semakin lama makanan bertahan di perut, akan semakin meningkat pula risiko naik asam lambung.

Selain itu, makan makanan pedas yang terlalu banyak juga akan menimbulkan iritasi pada lapisan kerongkongan sehingga kerongkongan pun akhirnya meradang, dan memperburuk gejala naiknya asam lambung.

  • Makanan Tinggi Lemak – Makanan berlemak tinggi merangsang lepasnya hormon cholecystokinin yang memicu otot pada katup kerongkongan (esofagus) bagian bawah melemah dan mengendur. Kondisi inilah yang akan membuat katup kerongkongan mudah terbuka, lalu memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan. Contoh makanan dengan kandungan lemak tinggi adalah susu tinggi lemak dan produk olahannya, Daging merah seperti sapi, kambing, domba, Makanan penutup seperti kue, es krim.
  • Makanan AsinKombinasi dari makanan asin yang dimakan bersama gorengan dan makanan berlemak akan memicu kenaikan asam lambung.
  • Makanan Yang Digoreng – Makanan yang digoreng dengan direndam dalam cukup banyak minyak panas mengandung banyak lemak trans atau lemak jenuh yang akan merangsang melemahnya otot pada katup kerongkongan. Akibatnya, asam lambung dengan mudah naik dan menjalar ke ulu hati, dada, hingga kerongkongan. Makanan dengan lemak jenuh juga dapat membuat iritasi pada lambung. Jadi hindari sebaik mungkin ya!
  • Makanan Beralkohol – Hindari makanan yang mengandung alkohol seperti tape singkong, manisan buah, tape ketan, serta manisan sayur. Makanan beralkohol memiliki banyak gas juga berisiko melemaskan otot stingfer esofagus yang mempercepat naiknya asam lambung.

Minuman Yang Harus Dihindari

Sakit asam lambung (GERD) umumnya terjadi setelah Anda mengkonsumsi selain makanan, juga minuman tertentu yang bisa memicu asam lambung naik. Itu artinya Anda juga perlu tahu apa saja minuman untuk asam lambung yang baik dan yang buruk, kan? Baca terus ulasan ini hingga tuntas, ya!

    • Kopi – Kopi memiliki kandungan kafein yang terbukti dapat memicu produksi asam lambung secara berlebihan dan memicu refluks asam lambung. Kopi juga terbukti dapat melemahkan otot pada katup kerongkongan bagian bawah, sehingga asam lambung dengan leluasa naik kembali ke kerongkongan.
    • Soda – Soda dan minuman berkarbonasi selain mengandung banyak gas, juga kafein yang dapat melemahkan otot pada katup kerongkongan bagian bawah Saat kita minum minuman bersoda, gelembung-gelembung yang dihasilkan akan kian membesar dan menekan sfingter esofagus. Akibatnya, asam lambung terdorong masuk ke esofagus, memicu mual dan sensasi terbakar di bagian tenggorokan.
    • Minuman Beralkohol – Minuman beralkohol, khususnya bir dan anggur, dapat melemaskan sfingter esofagus dan merangsang lambung untuk menghasilkan lebih banyak jumlah produksi asam lambung.

Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Zhejiang University Science B mengungkapkan bahwa alkohol juga dapat mengikis lapisan mukosa pada lambung dan esofagus. Terlalu sering minum alkohol akan mengiritasi lapisan kerongkongan perlahan-lahan yang dengan seiring berjalannya waktu, dapat membuat kerongkongan lebih sensitif terhadap asam lambung yang kemudian memicu rasa terbakar pada dada (heartburn).

  • Minuman Berlemak Tinggi – Minuman dengan kandungan lemak tinggi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga mengakibatkan pengosongan lambung berjalan lebih lambat yang kemudian memicu produksi asam lambung berlebih.

Kebiasaan Makan Yang Harus Dihindari :

 

  • Makan terburu-buru – lebih sedikit makanan yang masuk ke perut pada suatu waktu, berarti juga berkurangnya terjadi tekanan pada usus sehingga akan menghindari makanan naik kembali (refluks asam lambung).
  • Makan terlalu dekat dengan waktu tidur – Ketika Anda langsung tidur setelah makan, makanan justru kembali naik ke kerongkongan bersama dengan asam dari dalam lambung yang kemudian menimbulkan gejala naiknya asam lambung. Oleh sebab itu, usahakan untuk memberi jarak waktu sekitar 2-3 jam bagi tubuh untuk memproses makanan tersebut di dalam sistem pencernaan. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang gemar langsung berbaring setelah makan.
  • Makan dalam porsi terlalu banyak – Perut yang penuh terisi oleh makanan akan meregang. Peregangan ini kemudian memberikan tekanan yang cukup kuat pada otot di katup kerongkongan bagian bawah. Ketika seharusnya dalam posisi tertutup, katup kerongkongan bisa terbuka secara tiba-tiba yang tanpa butuh waktu lama akan memicu asam lambung naik sehingga berujung pada gejala asam lambung naik. Maka sangat disarankan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering.

Cara Lain Untuk Membantu Mengurangi Asam Lambung

Selain memperhatikan berbagai pantangan makanan dan minuman untuk mencegah asam lambung naik, ada hal lain yang juga membantu mengurangi asam lambung.

 

  • Berolahraga secara teratur dan aktif untuk membantu menjaga berat badan yang sehat dan ideal serta kelancaran pencernaan Anda misalnya berjalan, berenang dan yoga.
  • Mengenakan pakaian longgar yang tidak memberikan tekanan berlebih pada perut
  • Minum segelas air putih setelah makan – Minum air putih yang cukup akan membantu mencairkan dan membersihkan asam apapun dalam kerongkongan Anda.
  • Mengunyah permen karet – Mengunyah permen karet setelah makan ternyata membantu mengurangi pembentukan asam lambung melalui peningkatan jumlah air liur. Air liur terdiri dari bicarbonate yang dapat menetralkan kelebihan asam.
    Selain itu, dengan mengunyah permen karet ternyata juga meningkatkan gerakan makanan di perut Anda untuk menuju ke usus kecil dan dapat mengurangi stres, serta meningkatkan detak jantung serta persediaan oksigen di otak.
  • Tidak merokokNikotin dalam tembakau dapat melemahkan otot esophageal sphincter muscle (LES) yang bertugas menjaga konten makanan di perut Anda dan mencegah refluks.
  • Hindari stress yang berlebihan – Kondisi stress memicu produksi asam lambung secara berlebih. Memiliki cara berpikir yang positif akan membuat Anda bahagia dan mendatangkan banyak manfaat dalam menjalani hidup.
  • Memperhatikan pola makan sehari-hari – Usahakan untuk memiliki jam makan yang sama setiap hari. Makanlah dalam porsi yang lebih kecil, namun lebih sering. Tapi tidak ngemil yaah! Justru harus hindari ngemil diantara waktu makan.

Pertimbangan Dan Pemikiran Akhir

Pada prinsipnya, orang yang memiliki sakit asam lambung dituntut untuk tidak sembarangan saat mengonsumsi makanan dan minuman. Terutama jika tidak ingin gejala asam lambungnya kembali naik.

Pemilihan makanan dan minuman untuk penderita sakit asam lambung bertujuan untuk meringankan beban kerja saluran pencernaan dan membantu menetralisir kelebihan asam lambung.

Asam lambung berlebihan dapat menimbulkan efek yang fatal karena bisa menyebar ke gigi (erosi dental), tenggorokan (faringitis kronis), sinusitis, gangguan pada pita suara (laringitis), juga asma.

Bahkan bila GERD dibiarkan, maka lambat laun akan menyebabkan iritasi pada dinding lambung dan pendarahan di daerah saluran cerna atas, juga komplikasi pada organ lain yang berujung serangan jantung, stroke, dan infeksi, kemudian menyebabkan kematian.

Oleh sebab itu, lebih baik mencegah sebelum terlambat, kan! ^_^

Semoga artikel kali ini memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh terutama lambung kita. Selamat hidup sehat dengan smoothies enak nan segar!

Pertanyaan-Pertanyaan Terkait

Apa Perbedaannya : Coconut Water vs. Coconut Milk?

Air kelapa dan susu adalah dua minuman kelapa yang berbeda. Air ditemukan secara alami di dalam buah. Sebaliknya, susu adalah produk sampingan olahan yang terbuat dari daging kelapa.

Berikut ini adalah perbandingan profil gizi antara 1 gelas  atau sekitar 240 ml air kelapa dan santan kelapa, masing-masing¹ , ².

Kandungan Nutrisi Coconut Water
(Air Kelapa)
Coconut Milk
(Santan Kelapa)
Kalori 46 Kkal 552 Kkal
Karbohidrat 9 gram 13 gram
Gula 6 gram 8 gram
Lemak 0,5 gram 57 gram
Protein 2 gram 5,5 gram
Kalium 17% Nilai harian 18% Nilai harian
Magnesium 15% Nilai harian 22% Nilai harian
Mangan 17% Nilai harian 110% Nilai harian
Sodium 11% Nilai harian 1% Nilai harian
Vitamin C 10% Nilai harian 11% Nilai harian
Folat 2% Nilai harian 10% Nilai harian

Air kelapa dan santan menawarkan banyak manfaat kesehatan. Namun, orang dengan penyakit ginjal harus membatasi air kelapa, sementara orang-orang dengan intoleransi FODMAP {FODMAP adalah akronim untuk oligo-, di-, monosakarida yang dapat difermentasi, dan poliol – sekelompok karbohidrat yang dapat menyebabkan gejala perut, seperti kembung, mual, diare, dan sembelit, pada beberapa orang³ mungkin ingin membatasi santan, sedangkan orang yang alergi kelapa harus menghindari keduanya.

Referensi, Sumber, Kutipan, dan Para Ahli Diwawancarai

¹Services, A. R. (2019). Nuts, coconut milk, raw (liquid expressed from grated meat and water) [12117]. U.S. DEPARTMENT OF AGRICULTURE. Retrieved from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/170172/nutrients

²Service, A. R. (2018). Nuts, coconut water (liquid from coconuts) [12119]. U.S. DEPARTMENT OF AGRICULTURE. Retrieved from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/170174/nutrients

³Gibson, P. R., & Shepherd, S. J. (2010). Evidence‐based dietary management of functional gastrointestinal symptoms: The FODMAP approach. Journal of Gastroenterology and Hepatology, 25(2), 252–258. Retrieved from https://doi.org/10.1111/j.1440-1746.2009.06149.x

Natural Brown Flaxseed
Harga online terendah: 18 Sep, 2021

Yohana

Menetap di Jakarta-Indonesia, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, Yohana menyukai kegiatan bepergian, menulis, menghabiskan waktu bersama keluarga, juga memasak dan bereksperimen dengan bahan-bahan makanan terutama buah-buahan dan sayuran. Menciptakan dan membangun website 'smoothiedokter.com' impian dan tujuan Yohana adalah berbagi informasi yang paling tidak bias dan informatif tentang diet, gaya hidup sehat, dan kekuatan penyembuhan dari semua makanan alami- dan tentu saja tentang Smoothie. kepada teman-teman, sanak keluarga dan kerabat serta banyak orang Indonesia.

Share Lha!