Share Lha!

Halo semua! Buah naga mengandung banyak serat makanan tetapi rendah kalori, juga mengandung vitamin dan mineral penting. Lalu bagaimana cara mengupas dan memotong buah naga yang praktis agar mendapatkan manfaatnya secara optimal? Anda berada di tempat yang tepat!

Pada artikel kali ini, smoothiedokter akan memberi Anda informasi lebih lanjut tentang apa itu buah naga dan bagaimana cara praktis mengupas dan memotong buah naga agar optimal manfaat yang didapat. Selain itu juga akan saya bagikan tips jitu 5 langkah membekukan buah naga agar tetap segar dan tahan lama meski disimpan selama berbulan lamanya.

Tahukah Anda bahwa buah naga juga dikenal sebagai ratu Honolulu, tumbuh di Hylocereus Cactus, yang bunganya hanya terbuka di malam hari?

Tanaman buah naga berasal dari Meksiko Selatan dan Amerika Tengah, namun dalam beberapa tahun terakhir, buah naga tumbuh di seluruh dunia dan semakin populer dengan banyak nama termasuk pitaya, pitahaya, dan strawberry pear.

Buah naga adalah buah rendah kalori yang mengandung lebih sedikit gula dan karbohidrat  daripada banyak buah tropis lainnya. Buah naga juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral serta beberapa antioksidan termasuk betalains¹, hidroksi sinamat², dan flavonoid³, , yang melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan, , .

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa buah naga dapat meningkatkan resistensi insulin (untuk informasi lebih lengkapnya, lihat artikel “Smoothie Lezat & Ampuh Mengatasi Diabetes – 9 Resep Mudah“ sebelumnya, ya! ^_^), lemak hati dan kesehatan jantung, ¹⁰, ¹¹, ¹², ¹³.

Untuk informasi lebih lengkap tentang manfaat kesehatan buah naga, lihat artikel “Smoothie Buah Naga Kaya Manfaat, Enak, Sederhana – Terbukti!“ sebelumnya, ya! ^_^

Bagaimana Cara Praktis Mengupas Dan Memotong Buah Naga?

Meskipun mungkin terlihat menakutkan dengan kulitnya yang tebal, kasar dan mengintimidasi, buah naga sangat mudah dan praktis untuk dikonsumsi, lho! ^-^ Berikut adalah cara mengupas dan memotong buah naga yang praktis-tidak ribet dengan banyak perabotan & tidak belepotan-agar optimal manfaat yang didapat.

Pilih Buah Naga

Tahukah Anda bahwa kunci dari makan buah ini cukup mudah dilakukan adalah menemukan satu buah naga yang matang sempurna?

Buah naga mentah akan berwarna hijau, sementara buah naga yang matang adalah buah naga dengan warna merah cerah-terang dan beberapa bintik normal pada kulit secara merata. Selain itu, buah naga yang matang harus lunak-tetapi tidak lembek, ya, yang memberi sedikit air buah saat ditekan.

Gunakan Pisau Tajam

Dengan menggunakan pisau yang tajam, potong kedua bagian ujung buah naga, lalu potong lurus buahnya garis vertikal atau horizontal (sesuai selera) menjadi dua. Setelah itu, belah melintang jadi beberapa bagian.

Anda dapat mengiris-irisnya atau memotong kecil-kecil sesuai dengan kebutuhan atau selera anda.

Lock & Lock Exclusive Cook plus Knife Set
Harga online terendah: 6 Des, 2021

Tahukah Anda bahwa untuk lebih menikmati buah naga, Anda dapat menambahkannya ke salad, smoothie, dan yogurt, atau cukup makan buah naga itu sendiri saja sebagai cemilan sehat?

Kupas Kulit Buah Dengan Tangan

Potong ‘mahkota’ buah naga dan kemudian tarik ke bagian kulit hanya dengan menggunakan tangan. Anda bisa mengupas seluruh buah naga dengan sangat mudah dengan cara ini dengan hanya menarik kulitnya dari bagian daging buah di lingkaran konsentris.

Gunakan Sendok Untuk Memakan Buahnya Langsung Dari Kulit

Setelah buah naga dibelah dua, Anda bisa menggunakan sendok untuk memakan buahnya apa adanya langsung dari kulitnya. Selain hemat waktu, anda juga tidak perlu ribet mencuci terlalu banyak perabot! ^.^

Gunakan Scooper Buah

Dengan menggunakan scooper buah, tidak perlu mengupas buah naga untuk mengambil daging buahnya.

Yang harus dilakukan pertama-tama adalah memotong buah dengan bentuk potongan memanjang dan menggunakan scooper untuk menyendok daging buah menjadi bola-bola kecil berbentuk bundar yang dapat langsung dimasukkan bersama dengan potongan buah lainnya ke dalam salad atau es buah, atau sebagai topping smoothie.

Sendok Scoop Buah Cocktail
Harga online terendah: 6 Des, 2021

Selain dimakan segar, ada cara lain lho untuk mengkonsumsi buah naga yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan membekukannya terlebih dahulu.

Bagian selanjutnya akan dibahas mengenai tips jitu bagaimana membekukan buah naga agar awet bahkan sampai berbulan lamanya. Tetap membaca artikel ini hingga selesai ya! ^-^

Tips Jitu 5 Langkah Membekukan Buah Naga Agar Tetap Segar Dan Tahan Lama

Membekukan buah adalah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperpanjang masa simpan buah, termasuk buah naga.

Tahukah Anda bahwa kandungan antioksidan pada buah dalam kulkas pendingin biasa umumnya berkurang hingga 80%, berbeda halnya jika menyimpan dan mendinginkan buah dengan metode freeze-drying atau pengeringan beku?

Berikut ini lima langkah mudah untuk membekukan buah naga agar tahan lebih lama dan tetap segar.

Langkah Pertama

Pilih buah yang berkualitas bagus dan pisahkan bagian buah yang sudah terlalu tua atau bahkan memiliki bagian yang busuk.

Langkah Kedua

Kupas dan potong buah naga. Anda bisa memotongnya dengan bentuk bermacam-macam seperti dadu atau memanjang, sesuai dengan kebutuhan dan selera.

Cetakan Stainless Steel Alat Potong Buah
Harga online terendah: 6 Des, 2021

Langkah Ketiga

Letakkan diatas loyang pemanggang yang telah dialasi terlebih dahulu dengan kertas aluminium foil/kertas perkamen yang biasa digunakan untuk memanggang kue dan roti. Meletakkan potongan-potongan buah jangan sampai tumpang tindih, ya! ^_^

Lalu masukkan ke dalam freezer. Biasanya butuh waktu sekitar 5-6 jam hingga buah naga menjadi keras – beku sempurna.

Langkah Keempat

Masukkan buah-buah naga yang sudah keras beku sempurna ke dalam kantong plastik dan tutup plastik dengan rapat. Alangkah baiknya bila pada setiap plastik Anda beri label seperti tanggal pembuatan/bentuk potongan, untuk memudahkan Anda pada saat hendak menggunakannya nanti >,<

Cover Tutup Mangkok Wadah Minuman Buah 6 in 1
Harga online terendah: 6 Des, 2021

Langkah Kelima

Masukkan kembali semua kantong plastik yang sudah berisi potongan-potongan buah naga beku ke dalam freezer. Buah naga beku tersebut bisa bertahan hingga tiga bulan lamanya bahkan hingga 1 tahun. Coba deh, saya dan suami sudah membuktikannya lho! ^-^

Kesimpulan

Secara keseluruhan, buah naga secara unik dapat menambah variasi untuk diet Anda. Selain karena tampilannya yang eksotik dan rasanya yang unik luar biasa yang digambarkan sebagai persilangan manis antara kiwi dan pir, juga karena menawarkan nutrisi penting, serat prebiotik, dan senyawa tanaman bermanfaat yang mana semuanya dalam porsi rendah kalori yang akan efektif memberikan beberapa manfaat kesehatan juga.

Buah naga mudah disiapkan dan dapat dinikmati sendiri atau dipasangkan dengan makanan lain dalam berbagai kreasi resep sehat seperti salad dan smoothie.

Mengkonsumsi buah-buahan segar memang sangat baik untuk kesehatan, namun mengkonsumsi buah-buahan yang telah dibekukan dengan tepat juga tidak kalah sehat dan nikmat, lho! ^_^

Smoothiedokter tidak hanya bercerita tentang kisah smoothie dan resep, tetapi kami peduli untuk mengubah hidup menjadi bergaya hidup sehat yang baik. Ketika Anda membagikan artikel saya, Anda juga membantu mengubah kehidupan! ^ _ ^

So, tandai teman, sukai dan ikuti kami @smoothiedokter facebook dan atau instagram untuk lebih menunjukkan rasa peduli dan cinta kepada teman, sahabat, keluarga terlebih pasangan Anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Pertanyaan-Pertanyaan Terkait

Bagaimana Cara Membekukan Buah Berries Agar Awet Hingga Berbulan-bulan Lamanya?

Raspberi Dan Blackberi

Setelah dicuci dengan air mengalir, keringkan buah dengan handuk, lalu tempatkan buah pada kertas aluminium foil (kertas tahan bakar yang biasa digunakan untuk memanggang roti) sebelum membekukan buah ini hingga mengeras. Kemudian tempatkan di kantong pembeku dan masukkan kembali ke dalam freezer.

Blueberi

Buang semua ranting tersisa dari buah, kemudian cucilah dengan air mengalir. Keringkan blueberry dengan handuk dan tempatkan pada kertas aluminium foil yang biasa digunakan untuk memanggang roti sebelum mulai dimasukkan ke freezer untuk dibekukan hingga mengeras.

Setelah beku mengeras, simpan dalam kantong pembeku dan masukkan kembali ke dalam freezer.

Stroberi

Setelah dicuci bersih, keringkan buah stroberi dengan handuk. Setelah kering, barulah dibuang semua rantingnya.

Potong stroberi sesuai kebutuhan dan selera Anda kemudian tempatkan pada kertas aluminium foil yang biasa digunakan untuk memanggang roti. Bekukan stroberi hingga padat/keras, setelah itu barulah buah ditempatkan pada kantung pembeku.

Pemikiran Akhir

Semoga artikel ini bermanfaat membantu Anda semakin sehat dan selalu bersemangat menikmati banyaknya waktu bersama keluarga tercinta di rumah saja ^_^ Stay safe!

Cheers untuk kesehatan, dan jangan lupa untuk setia menggunakan masker dan mencuci tangan dengan rajin. Sampai jumpa di artikel smoothiedokter berikutnya.

Sumber Referensi, Kutipan Dan Wawancara

¹ Tesoriere, L., Allegra, M., Butera, D., & Livrea, M. A. (2004). Absorption, excretion, and distribution of dietary antioxidant betalains in LDLs: potential health effects of betalains in humans. The American journal of clinical nutrition, 80(4), 941–945. https://doi.org/10.1093/ajcn/80.4.941. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15447903/

² Carocho, M., & Ferreira, I. C. (2013). The role of phenolic compounds in the fight against cancer–a review. Anti-cancer agents in medicinal chemistry, 13(8), 1236–1258. https://doi.org/10.2174/18715206113139990301. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23796249/

³ Spencer J. P. (2009). Flavonoids and brain health: multiple effects underpinned by common mechanisms. Genes & nutrition, 4(4), 243–250. https://doi.org/10.1007/s12263-009-0136-3. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19685255/

Wang, X., Ouyang, Y. Y., Liu, J., & Zhao, G. (2014). Flavonoid intake and risk of CVD: a systematic review and meta-analysis of prospective cohort studies. The British journal of nutrition, 111(1), 1–11. https://doi.org/10.1017/S000711451300278X. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23953879/

Macready, A. L., George, T. W., Chong, M. F., Alimbetov, D. S., Jin, Y., Vidal, A., Spencer, J. P., Kennedy, O. B., Tuohy, K. M., Minihane, A. M., Gordon, M. H., Lovegrove, J. A., & FLAVURS Study Group (2014). Flavonoid-rich fruit and vegetables improve microvascular reactivity and inflammatory status in men at risk of cardiovascular disease–FLAVURS: a randomized controlled trial. The American journal of clinical nutrition, 99(3), 479–489. https://doi.org/10.3945/ajcn.113.074237. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24452238/

Ames, B. N., Shigenaga, M. K., & Hagen, T. M. (1993). Oxidants, antioxidants, and the degenerative diseases of aging. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 90(17), 7915–7922. https://doi.org/10.1073/pnas.90.17.7915. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC47258/

Spiteller G. (2001). Peroxidation of linoleic acid and its relation to aging and age dependent diseases. Mechanisms of ageing and development, 122(7), 617–657. https://doi.org/10.1016/s0047-6374(01)00220-2. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11322990/

Gregoris, E., Pereira Lima, G. P., Fabris, S., Bertelle, M., Sicari, M., & Stevanato, R. (2013). Antioxidant properties of Brazilian tropical fruits by correlation between different assays. BioMed research international, 2013, 132759. https://doi.org/10.1155/2013/132759. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3782762/

Song, H., Chu, Q., Xu, D., Xu, Y., & Zheng, X. (2016). Purified Betacyanins from Hylocereus undatus Peel Ameliorate Obesity and Insulin Resistance in High-Fat-Diet-Fed Mice. Journal of agricultural and food chemistry, 64(1), 236–244. https://doi.org/10.1021/acs.jafc.5b05177. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26653843/

¹⁰ Song, H., Zheng, Z., Wu, J., Lai, J., Chu, Q., & Zheng, X. (2016). White Pitaya (Hylocereus undatus) Juice Attenuates Insulin Resistance and Hepatic Steatosis in Diet-Induced Obese Mice. PloS one, 11(2), e0149670. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0149670. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26914024/

¹¹ Song, H., Chu, Q., Yan, F., Yang, Y., Han, W., & Zheng, X. (2016). Red pitaya betacyanins protects from diet-induced obesity, liver steatosis and insulin resistance in association with modulation of gut microbiota in mice. Journal of gastroenterology and hepatology, 31(8), 1462–1469. https://doi.org/10.1111/jgh.13278. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26699443/

¹² Anand Swarup, K. R., Sattar, M. A., Abdullah, N. A., Abdulla, M. H., Salman, I. M., Rathore, H. A., & Johns, E. J. (2010). Effect of dragon fruit extract on oxidative stress and aortic stiffness in streptozotocin-induced diabetes in rats. Pharmacognosy research, 2(1), 31–35. https://doi.org/10.4103/0974-8490.60582. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21808536/

¹³ Ramli, N. S., Brown, L., Ismail, P., & Rahmat, A. (2014). Effects of red pitaya juice supplementation on cardiovascular and hepatic changes in high-carbohydrate, high-fat diet-induced metabolic syndrome rats. BMC complementary and alternative medicine, 14, 189. https://doi.org/10.1186/1472-6882-14-189. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24919841/

Yohana

Menetap di Jakarta-Indonesia, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, Yohana menyukai kegiatan bepergian, menulis, menghabiskan waktu bersama keluarga, juga memasak dan bereksperimen dengan bahan-bahan makanan terutama buah-buahan dan sayuran. Menciptakan dan membangun website 'smoothiedokter.com' impian dan tujuan Yohana adalah berbagi informasi yang paling tidak bias dan informatif tentang diet, gaya hidup sehat, dan kekuatan penyembuhan dari semua makanan alami- dan tentu saja tentang Smoothie. kepada teman-teman, sanak keluarga dan kerabat serta banyak orang Indonesia.

Share Lha!