Share Lha!

Halo Semua. DBD is back! Yup, demam berdarah dengue yang setiap tahunnya mempengaruhi populasi besar dan merenggut banyak nyawa itu lho! So, be extra alert ya.

Kurangnya langkah-langkah dan tindakan pencegahan yang efektif akan membuat situasi semakin buruk.

Dalam artikel ini, saya akan bagikan kepada Anda beberapa tips tentang beberapa cara untuk mencegah DBD secara alami dan resep smoothie terbaik yang akan membantu Anda terhindar dari penyakit ini. Terus membaca artikel ini sampai akhir, ya! ^_^

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti betina lewat air liur gigitan saat menghisap darah manusia.

Demam Berdarah ini dapat menyerang siapa saja dari semua kelompok usia, termasuk bayi dan lansia.

Demam berdarah adalah serangan terburuk bagi mereka dengan sistem kekebalan tubuh yang buruk yang pada beberapa kasus, dapat sangat berbahaya dan berakibat fatal.

Mengapa Demam Berdarah Sangat Berbahaya?

Infeksi DBD mengikuti perkembangan antibodi yang lemah dalam perlindungan tubuh seseorang.

Pada Anda yang pernah mengalami sakit DBD, pemulihan dari infeksi oleh satu virus dengue memberikan kekebalan seumur hidup terhadap serotipe virus tertentu, namun kekebalan ini hanya memberikan perlindungan parsial atau sebagian dan sifatnya sementara saja terhadap infeksi selanjutnya oleh serangan tiga serotipe virus DBD lainnya¹ yang lebih parah dari penyakit DBD sebelumnya yang dapat menyebabkan kerusakan organ, pendarahan hebat, dehidrasi dan bahkan kematian².

Kekebalan yang kuat akan sangat membantu mencegah demam berdarah secara efektif.

Bagaimana Smoothie Dapat Mencegah Demam Berdarah?

Smoothie dapat membantu mencegah demam berdarah saat dibuat menggunakan bahan-bahan sumber elektrolit penambah kekebalan tubuh yang kaya akan vitamin C, B12, zat besi, zink³ , dan beberapa bahan khusus lainnya (kita akan membahasnya nanti, so lanjutkan membaca artikel ini, ya! 🙂

Bahan Smoothie Terbaik Yang Mencegah Demam Berdarah

Bahan-bahan tertentu telah dibuktikan dalam penelitian ilmiah untuk mencegah Demam Berdarah. Mari kita bahas ini sekarang.

Buah-Buahan Terbaik Mencegah Demam Berdarah

Jeruk Lemon – Lemon merupakan salah satu anggota kelompok buah sitrus yang merupakan kelompok buah sumber vitamin C yang sangat baik. Satu buah citrus ukuran sedang (medium) memiliki semua vitamin C yang Anda butuhkan dalam sehari.

Tahukah Anda bahwa vitamin C adalah nutrisi penting yang selain memperkuat sistem kekebalan tubuh, juga menjaga kulit Anda tetap halus dan elastis,?

Selain itu, kelompok buah sitrus ini kaya akan senyawa tanaman, termasuk lebih dari 60 varietas flavonoid yang dapat membantu melindungi terhadap kanker; karotenoid dan minyak esensial, yang memiliki berbagai manfaat kesehatan , termasuk efek antiinflamasi dan antioksidan.

Kelompok buah sitrus juga merupakan sumber serat yang baik¹⁰ dengan rasio serat larut dan tidak larut yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah dan sayuran lainnya¹¹.

Saya pribadi suka sekali dengan buah lemon, karena buah lemon itu sendiri memiliki rasa dan aroma acidic atau asam yang unik dan kuat yang selain menambah selera, juga efektif menyembunyikan atau menutupi aroma dan rasa pahit dari sayuran mentah yang ditambahkan pada smoothie. Bagaimana dengan Anda?

Jambu Biji – Jambu biji adalah salah satu makanan sumber vitamin C terkaya, yang mana jumlahnya hampir dua kali lipat jumlah yang ada pada buah jeruk¹². Sebuah jambu biji memberikan sekitar dua kali lipat referensi asupan harian untuk vitamin C. Vitamin C terkenal berperan penting sebagai antioksidan kuat, serta memiliki efek positif pada kesehatan kulit dan fungsi kekebalan tubuh.

Tahukah Anda bahwa vitamin C dapat dengan mudah dikeluarkan dari tubuh Anda? Itu sebabnya penting untuk mendapatkan asupan vitamin C secara teratur melalui pola dan jenis diet Anda.

Jambu biji juga sangat kaya akan antioksidan lycopene¹³ yang dapat mengurangi peradangan. Antioksidan dalam jambu biji telah terbukti melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif, menunjukkan bahwa mereka dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis¹⁴,¹⁵. Hal ini juga terkait dengan manfaat anti mikroba yang berarti kemampuan membunuh bakteri dan virus jahat yang dapat menyebabkan infeksi di dalam tubuh Anda¹⁶.

Selain itu, jambu biji juga merupakan sumber pektin yang bagus, yang bermanfaat bagi pencernaan dan dapat membantu mencegah kanker usus besar¹⁷. Jambu biji juga kaya serat, folat, vitamin A, kalium, tembaga dan mangan¹⁸.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai ‘keajaiban’ buah jambu biji bagi kesehatan, silahkan lihat artikel “Smoothie Jambu Biji Enak Sederhana Penuh Manfaat Kesehatan”sebelumnya! *_^

Kelapa – Air kelapa terbentuk secara alami di dalam buahnya dan mengandung 94% air, sedikit lemak, sedikit gula, kurang asam dan nol kalori serta elektrolit tinggi. Dengan demikian, air kelapa muda maupun kelapa hijau baik dalam menggantikan cairan tubuh yang hilang secara cepat, juga dapat menjadi antitoksin pertolongan pertama untuk menetralkan racun.

Selain memiliki rasa yang manis dan lezat, air kelapa kaya akan kandungan kalium, magnesium, natrium dan kalsium, juga cukup rendah kalori¹⁹ dan karbohidrat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Stroberi – Buah stroberi kaya akan beberapa nutrisi dan antioksidan. Namun, dibandingkan dengan buah-buahan lain, stroberi memiliki indeks glikemik yang relatif rendah sehingga tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah yang besar²⁰.

Vitamin dan mineral yang paling berlimpah pada stroberi adalah vitamin C dan B9 (folat), mangan, dan kalium.

Mari kita lihat lebih lanjut mengenai nutrisi-nutrisi berlimpah dalam stroberi tersebut.

Vitamin C : Stroberi adalah sumber vitamin C yang sangat baik sehingga memberikan antioksidan yang lebih dari yang diperlukan untuk kekebalan tubuh²¹,²². Penelitian telah menunjukkan bahwa karena kandungan antioksidannya yang tinggi²³, stroberi efektif membantu mencegah kanker, penyakit pembuluh darah, demensia dan diabetes (lihat juga artikel “Smoothie Lezat & Ampuh Mengatasi Diabetes – 9 Resep Mudah” sebelumnya, ya! ^_^).

Mangan : Mangan merupakan elemen nutrisi dan gizi penting untuk membantu banyak proses dalam tubuh²⁴.

Folat (Vitamin B9) : Sebagai bagian dari vitamin B, folat penting untuk pertumbuhan jaringan dan fungsi sel yang normal²⁵,²⁶,²⁷.

Kalium : Mineral kalium bekerja dalam banyak fungsi tubuh²⁸ termasuk mengatur tekanan darah²⁹.

Buah stroberi juga menyediakan zat besi, tembaga, magnesium, fosfor, dan vitamin B6, K, dan E³⁰ walaupun dalam jumlah yang lebih rendah daripada keempat nutrisi yang disebutkan di atas.

Pisang – Selain karena rasanya yang enak, nilai gizi pisang adalah yang benar-benar menjadikan buah ini sebagai salah satu buah paling populer di dunia. Pisang terkenal juga karena potasiumnya tinggi.

Pisang segar berukuran sedang (berukuran berat sekitar 118 gram) menyediakan beberapa nutrisi seperti potasium (12% dari referensi asupan harian)¹⁸, kalori (105Kkal), karbohidrat (27 gram), serat (3 gram), lemak (0,3 gram), vitamin C (17% dari nilai gizi harian), vitamin B6 (22% dari nilai gizi harian), kalium (12% dari nilai gizi harian), mangan (16% dari nilai gizi harian), magnesium (8% dari nilai gizi harian)³¹ dan protein (1 gram).

Protein adalah komponen struktural utama tubuh Anda, dan diperlukan untuk fungsi kekebalan tubuh yang tepat, perbaikan jaringan, pembentukan otot, dan kesehatan tulang³² (lihat juga artikel “Smoothies Untuk Gejala Osteoporosis – Tulang Kuat + Sehat“ sebelumnya, ya! ^_^)

Pisang juga mengandung berbagai senyawa tanaman termasuk pati resisten dan pektin yang dapat mengurangi stres, peradangan, dan risiko penyakit kronis³³.

Jadi, rutin menambahkan pisang ke menu makanan Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan asupan buah utuh dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan³⁴. Tahukah Anda bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan makan setidaknya lima porsi buah dan sayuran per hari?

Nanas – Selain rasanya yang manis, enak dan teksturnya garing, buah nanas kaya akan vitamin C dan mangan. Satu cangkir nanas dapat memberikan 131% dari referensi asupan harian untuk vitamin C dan 76% referensi asupan harian mangan¹⁸.

Selain itu, nanas juga mengandung sejumlah vitamin A dan K, fosfor, seng, kalsium, dan bromelain, yaitu campuran enzim yang bersifat anti-inflamasi dan efektif untuk mencerna protein³⁵ sehingga pencernaan semakin lancar, mencegah peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Persik – Buah ini rendah kalori namun kaya nutrisi seperti tembaga, mangan, dan vitamin B3 (niasin), E, ​dan K. Selain itu, Persik adalah sumber karotenoid yang sangat baik, seperti beta karoten, likopen , lutein, cryptoxanthin, dan zeaxanthin³⁶.

Karotenoid adalah pigmen tanaman yang memberi warna kaya pada buah persik. Mereka memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi dan dapat melindungi terhadap kondisi seperti kanker dan penyakit mata tertentu³⁷.

Selain itu, makanan yang kaya karotenoid seperti buah persik ini, efektif membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung³⁸, diabetes tipe 2³⁹, dan kanker tertentu termasuk prostat⁴⁰.

Tahukah Anda bahwa kulit persik ternyata mengandung antioksidan hingga 27 kali lebih banyak daripada buahnya? Jadi pastikan Anda memakan kulitnya⁴¹ untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal, ya! ^_*

Sayuran Terbaik Mencegah Demam Berdarah

Bayam Hijau – Bayam adalah sumber yang kaya akan vitamin C, asam lemak omega-3 dan zat besi yang berfungsi untuk menyalurkan oksigen pada sel sehingga sangat efektif meningkatkan sistem imunitas dan ketahanan fisik juga mental. Bayam juga dikemas dengan banyak antioksidan dan beta karoten yang dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh kita melawan infeksi.

Tahukah Anda bahwa bayam paling sehat jika dimasak seminimal mungkin agar bisa mempertahankan nutrisinya?

Jadi smoothie berbahan bayam mentah sudah pasti akan efektif menjaga kekebalan tubuh Anda dari serangan demam berdarah.

Anda dapat memvariasikan smoothie pencegah demam berdarah Anda dengan cara mengganti bayam hijau dengan anggota kelompok sayuran berdaun hijau lainnya seperti brokoli, sawi, kubis, bok choy, ataupun kangkung.

Masing-masing sayuran hijau ini dikemas dengan vitamin dan mineral seperti vitamin A, C, E, dan K, zat besi, kalsium, kalium, rendah kalori dan karbohidrat yang mudah dicerna. Selain itu, kelompok sayuran berdaun hijau ini kaya akan antioksidan dan mineral yang sangat baik yang bekerja efektif membantu regenerasi trombosit darah.

Bahan-Bahan Lain Terbaik Yang Mencegah Demam Berdarah

Jahe – Jahe dapat membantu mengurangi peradangan yang dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan dan penyakit radang lainnya, juga membantu mengurangi mual. Jahe mengandung panas dalam bentuk gingerol yang dapat membantu mengurangi rasa sakit kronis.

Selain itu, jahe efektif dalam menurunkan tekanan darah, kadar gula darah⁴² (lihat juga artikel “Smoothie Lezat & Ampuh Mengatasi Diabetes – 9 Resep Mudah“ sebelumnya, ya! ^_^) dan kolesterol dalam tubuh (lihat artikel “Smoothie Untuk Kolesterol Tinggi–Teruji, 7 Resep Mudah Enak” sebelumnya ya! ^_^).

Jahe juga ampuh dalam menghilangkan kantuk dan meringankan tubuh, juga mempercepat proses metabolisme. Jahe juga memberi sensasi luar biasa dalam meningkatkan sirkulasi darah tubuh. Jahe juga dapat membantu memberi kekuatan dan energi pada tubuh.

Informasi lebih lengkap mengenai jahe dan problematika kesehatan apa saja yang dapat diatasinya dapat dilihat pada artikel9 Resep Smoothie Jahe Sederhana – Kaya Manfaat Kesehatan, lho! Silahkan dibuka ya ^_^.

Yogurt Yunani – Yogurt dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena kaya akan kandungan magnesium, selenium dan seng. Terlebih lagi apabila suatu yogurt diperkaya dengan vitamin D. Yoghurt Yunani dikemas dengan probiotik.

Probiotik adalah bakteri sehat yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi masalah perut, seperti diare dan nyeri. Dari segi teksturnya, yoghurt Yunani adalah yoghurt kaya krim dan sedikit gula, lebih banyak karbohidrat, dan rasanya asam. Keasaman pada yogurt justru akan membuat tubuh Anda lebih mudah menyerap nutrisi lain.

Susu Almond – Susu almond adalah alternatif susu yang lezat dan bergizi yang rendah kalori, rendah gula, namun tinggi kalsium, vitamin E dan vitamin D. Hebatnya lagi, susu almond sangat cocok untuk orang-orang dengan intoleransi laktosa, alergi susu atau penyakit ginjal, serta mereka yang adalah vegan atau menghindari produk susu karena suatu alasan lain.

Resep Smoothie Terbaik Untuk Mencegah Demam Berdarah

Berikut ini beberapa smoothie lezat bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit dan meredakan sakit demam selama tubuh mencegah penyakit demam berdarah yang bisa dengan mudahnya Anda buat hari ini.

Leche De Coco Preventing-Dengue Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1/2 buah Pisang (kupas kulit, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 3/4 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir Stroberi (cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir santan kelapa kental (perasan pertama)
• 1/4 cangkir yogurt yunani
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke blender lalu proses selama sekitar 50 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Selamat Menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Combattre La Dengue Erdbeer-Guave Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1/4 cangkir jambu biji merah (cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 9 buah stroberi segar
• ½ buah pisang ukuran besar
• 1 cangkir bayam hijau segar
• ¼ cangkir air kelapa muda murni
• 3 sdm yogurt yunani
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Selamat Menikmati!
Nilai Gizi
Kalori : 139 cal | Karbohidrat : 28 gr |Zat Besi : 1,5 mg | Kalsium : 6% | Protein : 4 gr | lemak : 2,4 gr | Vit.A : 174% |Vit.C : 224%

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Graine De Chia Smoothie à La Dengue

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 sdm biji chia
• 1 buah pisang ukuran sedang (kupas kulit, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong sas, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir susu almond rendah lemak
• 1/4 cangkir yogurt yunani
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke blender lalu proses selama sekitar 50 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Selamat Menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Fraise-Banane Prévention de La Dengue Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1/2 cangkir stroberi (cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 buah pisang ukuran sedang (kupas kulit, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 cangkir bayam hijau (ambil daunnya saja, cuci bersih, cacah kasar)
• 1/2 cangkir susu almond rendah lemak
• 1/4 cangkir yogurt yunani
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke blender lalu proses selama sekitar 50 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Selamat Menikmati!
Nilai Gizi
Kalori : 240cal

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Contra eL Dengue Green-SPeach Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• ½ buah jambu biji merah (cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 buah persik
• ½ buah lemon ukuran sedang
• 1 cangkir bayam hijau segar
• ¼ cangkir susu almond rendah lemak
• ⅛ cangkir yogurt yunani
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Selamat Menikmati!
Nilai Gizi
Kalori : 145 cal | Karbohidrat : 34 gr | Kalsium: 8% | Zat Besi : 1,7 mg | Protein : 5 gr | lemak : 1,2 gr | Vit.A : 147% | Vit.C : 205%

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Grüner Spinat Prévenir La Dengue Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 buah lemon ukuran sedang
• 2 cm jahe putih/merah (pilihan sesuai selera,
• 1/2 cangkir bayam hijau
• 1 buah pisang ukuran sedang (kupas kulit, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 2 sdt biji chia
• 1/4 cangkir yogurt yunani
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke blender lalu proses selama sekitar 50 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Selamat Menikmati!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Ananas Prévenir La Dengue Banane Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• ½ buah jambu biji merah (cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir pisang (kupas kulit, potong dadu)
• 1/4 sdm jahe segar diparut
• 1 cangkir bayam hijau segar
• ⅛ cangkir yogurt yunani
• ½ cangkir air kelapa hijau
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Selamat Menikmati!
Nilai Gizi
Kalori : 147 cal | Karbohidrat : 37 gr | Kalsium : 6% | Zat Besi : 1,6 mg | Protein : 41 gr | lemak : 1,2 gr | Vit.A : 163% | Vit.C : 237%

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Jangan haluskan bahan smoothies terlalu lama, lho! Jika Anda menghaluskan sayur dan buah terlalu lama, bisa jadi justru menghilangkan serat yang ada di dalam smoothies itu sendiri. Hindari juga penambahan gula pasir ke dalam jus atau smoothies karena bisa meningkatkan gula darah Anda, ya!

Selamat Mencoba ^_^ Jangan lupa tag foto smoothie yang Anda buat dengan saya @smoothiedokter (facebook ataupun instagram). Saya ingin sekali melihat apa yang Anda dapatkan :-))

Cara Lain Yang Bermanfaat Untuk Mencegah Penyakit Demam Berdarah

Seiring dengan dilakukannya usaha-usaha meningkatkan kekebalan tubuh melalui asupan makanan dan minuman, ada beberapa cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mencegah serangan penyakit DBD. Teruskan membaca, ya! *_^

  • Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama – Baju menumpuk atau tergantung begitu lama dapat menjadi tempat favorit untuk dihinggapi nyamuk karena nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Jika Anda memang harus menyimpan kembali baju yang baru dipakai, lipat lalu simpan di tempat yang bersih dan tertutup.
  • Lakukan ‘4M Plus’ – pencegahan DBD juga harus dilakukan pada pencegahan perkembangbiakan dan pembasmian sarang nyamuk tersebut. yaitu Menguras bak penampungan air, Menutup tempat penyimpanan air, Mendaur ulang barang bekas dan Memantau jentik nyamuk, Plus memelihara ikan cupang, dan menanam sereh juga lavender.
  • Menggunakan obat nyamuk – Lindungi diri dengan sering-sering mengoleskan lotion anti nyamuk pada bagian tubuh yang tidak tertutupi pakaian dimanapun kamu berada. Pilih lotion yang mengandung ekstrak serai, lavender, geranium, lemon balm, atau peppermint yang sudah terbukti tidak disukai nyamuk. Jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk pemakaian yang tertera pada label kemasan, ya! ^_^.
  • Menggunakan kelambu saat tidur.
  • Memasang kasa nyamuk pada setiap lubang ventilasi dan jendela.
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk seperti bunga lavender, daun peppermint, bunga geranium, hingga serai wangi – Selain menanamnya di pekarangan rumah, Anda juga bisa meletakkan pot-pot kecil berisi tanaman pengusir nyamuk di lokasi yang strategis, misalnya pojokan rumah,di dekat jendela, atau pintu-pintu masuk.
  • Memasang lilin aromaterapi dengan wewangian dari tanaman pengusir nyamuk tersebut– Tahukah Anda bahwa varian aromaterapi yang populer dipakai untuk mengusir nyamuk adalah geranium dan lavender?
  • Periksa diri ke dokter jika dalam waktu tiga hari, tidak ada tanda-tanda pemulihan dengan demam, mual dan lemas yang Anda alami.

Pertimbangan Dan Pemikiran Akhir

Selain menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan vitamin C, B12, zat besi agar daya tahan tubuh Anda terjaga dengan baik, pencegahan DBD difokuskan pada pencegahan perkembangbiakan dan pembasmian sarang nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue tersebut.

Oleh sebab itu, Anda dan keluarga harus sama-sama berpartisipasi menjaga kebersihan dan kesehatan di sekitar rumah seperti membersihkan ruangan dan pekarangan rumah secara teratur. Sementara itu, jangan lupa untuk cukup istirahat dan asupan cairan (rehidrasi oral), ya ! ^_^

Pertanyaan-Pertanyaan Terkait

Apa Gejala Demam Berdarah Dengue?

Gejala DBD umumnya diawali dengan demam tinggi yang bisa mencapai suhu 41 derajat celsius yang diikuti dengan beberapa kondisi¹ berikut ini :

  • Tubuh menggigil
  • Sakit kepala parah
  • Munculnya bintik-bintik merah pada kulit
  • Sakit tenggorokan
  • Hilang nafsu makan
  • Nyeri pada perut dan mual – mual
  • Wajah berwarna kemerahan
  • Nyeri hebat pada otot-otot punggung bawah, lengan, hingga kaki
  • Nyeri hebat pada tulang dan sendi
  • Rasa sakit di bagian belakang mata
  • Pendarahan yang tidak wajar, seperti gusi berdarah, mimisan, darah pada air seni atau Feses CB

Jam Berapa Nyamuk DBD Biasa Menggigit Dan Menghisap Darah?

Menurut penelitian Dr. drh. Upik Kesumawati Hadi, MS., di kota Bogor, pada umumnya nyamuk demam berdarah paling aktif mencari mangsa sekitar jam 8.00-11.00 dan jam 15.00-18.00.

Nyamuk Aedes aegypti biasanya aktif menghisap darah di dalam rumah. Sementara jenis Aedes albopictus aktif mengisap di luar rumah⁴³.

Bagaimana Mengobati Demam Berdarah?

Tahukah Anda bahwa karena virus lah yang menyebabkan demam berdarah, maka tidak ada pengobatan atau perawatan khusus untuk infeksi dengue.

Pada umumnya, untuk perawatan saat terserang demam berdarah berkaitan dengan menghilangkan gejala dan tanda-tandanya.

Jika Anda yakin terinfeksi Dengue, Anda harus menggunakan penghilang rasa sakit yang dijual bebas untuk mengurangi demam, sakit kepala, dan nyeri sendi, terlebih lagi Anda harus istirahat dan minum banyak cairan.

Jika Anda merasa lebih buruk setelah 24 jam pertama sakit — begitu demam turun — Anda harus segera dibawa ke rumah sakit untuk memeriksa adanya komplikasi. Saat dirawat di rumah sakit karena demam berdarah, Anda akan diberi cairan IV.

Dalam beberapa studi klinis, peneliti membuktikan bahwa ekstrak daun pepaya Carica adalah pengobatan yang cukup efektif membantu proses pemulihan dari serangan sakit demam berdarah (Lihat informasi lebih lengkapnya di artikel “Smoothie Terbaik Untuk Sembuh Cepat Dari Demam Berdarah” sebelumnya ya! ^_^)

Referensi, Sumber, Kutipan, dan Para Ahli Diwawancarai

¹ Normandin, B., & Kim, MD, . (Ed.). (2016, January 19). Dengue Fever. Retrieved from https://www.healthline.com/health/dengue-fever.

² Vats, V. (2019, September 23). Dengue Fever: Diet Tips For Fast Recovery From Dengue; Know Foods To Eat And Avoid. Retrieved from https://www.ndtv.com/health/dengue-fever-diet-tips-for-fast-recovery-from-dengue-know-foods-to-eat-and-avoid-2094930.

³ Prasad A. S. (2008). Zinc in human health: effect of zinc on immune cells. Molecular medicine (Cambridge, Mass.), 14(5-6), 353–357. https://doi.org/10.2119/2008-00033.Prasad Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2277319/.

Jennings, MS, RD , K. (2017, January 27). 7 Reasons to Eat More Citrus Fruits. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/citrus-fruit-benefits.

 A, S., E, G., F, C., G, C., G, C., & S, C. (2014). Ascorbic acid: its role in immune system and chronic inflammation diseases. Mini Rev Med Chem Journal, 14(5), 444–520. https://doi.org/10.2174/1389557514666140428112602. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24766384.

 Schagen, S. K., Zampeli, V. A., Makrantonaki, ., & Zouboulis, C. C. (2012). Discovering the link between nutrition and skin aging. Dermatoendocrinol Journal, 4(3), 298–307. https://doi.org/10.4161/derm.22876. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3583891/.

JH, C., HC, E., KC, P., KH, K., KH, C., WW, C., … G, R. (2002). Aging- and photoaging-dependent changes of enzymic and nonenzymic antioxidants in the epidermis and dermis of human skin in vivo. J Invest Dermatol Journal, 117(5), 741. https://doi.org/10.1046/j.0022-202x.2001.01469.x. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11710935.

 S, C., N, F., GE, L., A, M., G, C., S, G., & M, N. (2016). Chemopreventive Agents and Inhibitors of Cancer Hallmarks: May Citrus Offer New Perspectives? Nutrients Journal, 8(11), pii: E698. https://doi.org/10.3390/nu8110698. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27827912.

Lv, X., Zhao, S., Ning, Z., Zeng, H., Shu, Y., Tao, O., Xiao, C., Lu, C., & Liu, Y. (2015). Citrus fruits as a treasure trove of active natural metabolites that potentially provide benefits for human health. Chemistry Central journal, 9, 68. https://doi.org/10.1186/s13065-015-0145-9. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4690266/.

¹⁰ S, O., & S, O. (2014). Health effects of dietary fiber. PubMed Journal, 13(2), 191–202. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24876314.

¹¹ Slavin, J. L., & Lloyd, B. (2012). Health benefits of fruits and vegetables. Advances in nutrition (Bethesda, Md.), 3(4), 506–516. https://doi.org/10.3945/an.112.002154. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3649719/.

¹² Brown, PhD, RD, . J. (Ed.). (2018, December 13). 8 Health Benefits of Guava Fruit and Leaves. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/8-benefits-of-guavas.

¹³ Hill, MHumNutr, BSc, C. (2018, June 5). 20 Foods That Are High in Vitamin C. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-foods.

¹⁴ HY, H., CK, C., TK, T., JJ, H., WW, C., & YC, T. (2004). Antioxidant activities of various fruits and vegetables produced in Taiwan. Int J Food Sci Nutr Journal, 55(5), 423–9. https://doi.org/10.1080/09637480412331324695. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15545051.

¹⁵ K, M., JA, M., G, L., ST, T., K, G., & EA, B. (2006). Total antioxidant activity and fiber content of select Florida-grown tropical fruits. J Agric Food Chem Journal. , 54(19), 7355–63. https://doi.org/10.1021/jf060566s. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16968105.

¹⁶ YB, S. D., G, V., G, M., A, S., A, C., P, A., … F, P. (2013). Role of vitamins D, E and C in immunity and inflammation. J Biol Regul Homeost Agents Journal, 27(2), 291–5. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23830380.

¹⁷ E, O. M., GH, R., GR, G., & RA, R. (2003). Pectin and pectic-oligosaccharides induce apoptosis in in vitro human colonic adenocarcinoma cells. Anticancer Res Journal, 23(1A), 341–6. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12680234.

¹⁸ Elliott, RD, B. (2016, October 3). The 20 Healthiest Fruits on the Planet. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/20-healthiest-fruits.

¹⁹ Sandhya, V. G., & Rajamohan, T. (2008). Comparative evaluation of the hypolipidemic effects of coconut water and lovastatin in rats fed fat-cholesterol enriched diet. Food and chemical toxicology : an international journal published for the British Industrial Biological Research Association, 46(12), 3586–3592. https://doi.org/10.1016/j.fct.2008.08.030 Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18809454/.

²⁰ Freeman BM, B., CT, K., R, T., CL, E., K, S., J, C., … E. (2011). Strawberry anthocyanin and its association with postprandial inflammation and insulin. Br J Nutr Journal, 106(6), 913–22. https://doi.org/10.1017/S0007114511001176. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21736853.

²¹ ES, W., S, M., & DH, H. (2006). Immune-enhancing role of vitamin C and zinc and effect on clinical conditions. Ann Nutr Metab Journal, 50(2), 85–94. https://doi.org/10.1159/000090495. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16373990.

²² CS, J., GM, B., & SS, S. (2014). Vitamin C supplementation slightly improves physical activity levels and reduces cold incidence in men with marginal vitamin C status: a randomized controlled trial. Nutrients Journal, 6(7), 2572–83. https://doi.org/ 10.3390/nu6072572. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25010554.

²³ M, B., F, G., López A, ., B, M., Rodriguez P, R., Hernandez TY, F., … S, A. (2016). Promising Health Benefits of the Strawberry: A Focus on Clinical Studies. J Agric Food Chem Journal, 64(22), 4435–49. https://doi.org/10.1021/acs.jafc.6b00857. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27172913.

²⁴ JL, A., & M, A. (2005). Nutritional aspects of manganese homeostasis. Mol Aspects Med Journal, 26(4–5), 353–62. https://doi.org/10.1016/j.mam.2005.07.003. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16099026.

²⁵ LB, ., GP, K., & GC, R. (2003). Folate: a key to optimizing health and reducing disease risk in the elderly. J Am Coll Nutr Journal, 22(1), 1–8. https://doi.org/10.1080/07315724.2003.10719270. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12569109.

²⁶ Greenberg, J. A., Bell, S. J., Guan, Y., & Yu, Y. H. (2011). Folic Acid supplementation and pregnancy: more than just neural tube defect prevention. Reviews in obstetrics & gynecology, 4(2), 52–59. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3218540/.

²⁷ K, F., C, ., M, T., S, L., C, D., OW, S., … T, D. (2012). Effect of folate intake on health outcomes in pregnancy: a systematic review and meta-analysis on birth weight, placental weight and length of gestation. Nutr J Journal, 11(75). https://doi.org/10.1186/1475-2891-11-75. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22992251.

²⁸ FJ, H., & GA, M. (2003). Potassium: more beneficial effects. Climacteric Journal, 6(suppl 3), 36–48. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15018247.

²⁹ L, D., G, B., FP, C., & P, S. (2011). Potassium intake, stroke, and cardiovascular disease a meta-analysis of prospective studies. J Am Coll Cardiol Journal, 57(10), 1210–9. https://doi.org/10.1016/j.jacc.2010.09.070. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21371638.

³⁰ Bjarnadottir, MS, RDN, A. (2019, March 27). Strawberries 101: Nutrition Facts and Health Benefits. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/foods/strawberries.

³¹ Hill, RD, LD , A. (2019, July 1). How Many Bananas Should You Eat per Day? Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/how-many-bananas-a-day.

³² Berg, J. M., Tymoczko, J. L., & Stryer, L. (2002). Chapter 3 Protein Structure and Function. In Biochemistry (5th ed.). W. H. Freeman. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK21177/.

³³ B, S., JP, S., A, K., & N, S. (2016). Bioactive compounds in banana and their associated health benefits – A review. Food Chem Journal, 1(206), 1–11. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2016.03.033. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27041291.

³⁴ D, P., & R, J. (2015). Fruit and Vegetable Intake: Benefits and Progress of Nutrition Education Interventions- Narrative Review Article. Iran J Public Health Journal, 44(10), 1309–21. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26576343.

³⁵ R, R., S, K., S, S., NB, A., & V, R. (2016). Potential role of bromelain in clinical and therapeutic applications. Biomed Rep Journal , 5(3), 283–288. https://doi.org/ 10.3892/br.2016.720. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27602208.

³⁶ Gasparotto, J., Somensi, N., Bortolin, R. C., Moresco, K. S., Girardi, C. S., Klafke, K., Rabelo, T. K., Morrone, M., Vizzotto, M., Raseira, M., Moreira, J. C., & Gelain, D. P. (2014). Effects of different products of peach (Prunus persica L. Batsch) from a variety developed in southern Brazil on oxidative stress and inflammatory parameters in vitro and ex vivo. Journal of clinical biochemistry and nutrition, 55(2), 110–119. https://doi.org/10.3164/jcbn.13-97. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4186376/.

³⁷ J, W., E, C., WC, W., SM, S., & DA, S. (2015). Intakes of Lutein, Zeaxanthin, and Other Carotenoids and Age-Related Macular Degeneration During 2 Decades of Prospective Follow-up. JAMA Ophthalmol Journal, 133(12), 1415–24. https://doi.org/ 10.1001/jamaophthalmol.2015.3590. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26447482.

³⁸ Gammone, M. A., Riccioni, G., & D’Orazio, N. (2015). Carotenoids: potential allies of cardiovascular health?. Food & nutrition research, 59, 26762. https://doi.org/10.3402/fnr.v59.26762. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4321000/.

³⁹ I, S., E, C., JW, B., Der A DL, V., AM, S., & Schouw YT, V. D. (2015). Dietary intake of carotenoids and risk of type 2 diabetes. Nutr Metab Cardiovasc Dis Journal, 25(4), 376–81. https://doi.org/ 10.1016/j.numecd.2014.12.008. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25716098.

⁴⁰ Van Hoang, D., Pham, N. M., Lee, A. H., Tran, D. N., & Binns, C. W. (2018). Dietary Carotenoid Intakes and Prostate Cancer Risk: A Case-Control Study from Vietnam. Nutrients, 10(1), 70. https://doi.org/10.3390/nu10010070. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5793298/.

⁴¹ T, B. (2017). Carotenoids, Chronic Disease Prevention and Dietary Recommendations. Int J Vitam Nutr Res Journal, 87(3–4), 121–130. https://doi.org/ 10.1024/0300-9831/a000525. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/30545279.

⁴² Khandouzi, N., Shidfar, F., Rajab, A., Rahideh, T., Hosseini, P., & Mir Taheri, M. (2015). The effects of ginger on fasting blood sugar, hemoglobin a1c, apolipoprotein B, apolipoprotein a-I and malondialdehyde in type 2 diabetic patients. Iranian journal of pharmaceutical research : IJPR, 14(1), 131–140. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4277626/.

⁴³ Luhukay, F. (Ed.). (2012, June 19). Mengapa Mesti Waspadai Nyamuk DBD di Pagi dan Sore Hari? Retrieved from https://kaltim.tribunnews.com/2012/06/19/mengapa-mesti-waspadai-nyamuk-dbd-di-pagi-dan-sore-hari.

Yohana

Menetap di Jakarta-Indonesia, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, Yohana menyukai kegiatan bepergian, menulis, menghabiskan waktu bersama keluarga, juga memasak dan bereksperimen dengan bahan-bahan makanan terutama buah-buahan dan sayuran. Menciptakan dan membangun website 'smoothiedokter.com' impian dan tujuan Yohana adalah berbagi informasi yang paling tidak bias dan informatif tentang diet, gaya hidup sehat, dan kekuatan penyembuhan dari semua makanan alami- dan tentu saja tentang Smoothie. kepada teman-teman, sanak keluarga dan kerabat serta banyak orang Indonesia.

Share Lha!