Share Lha!

Setiap jaringan dan organ dalam tubuh setiap orang membutuhkan oksigen untuk bekerja. Sel darah merah adalah sistem transportasi yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Ketika tubuh Anda tidak memiliki cukup sel-sel darah ini, Anda menderita anemia. Saat ini anemia telah dialami oleh lebih dari 3 juta orang Amerika, bahkan diperkirakan sekitar 1,62 miliar orang secara global¹.

Pada umumnya Anemia bisa terjadi jika Anda tidak cukup makan makanan yang mengandung zat besi, atau tubuh Anda tidak dapat menyerap zat besi dengan baik, atau Anda kehilangan zat besi melalui darah Anda, atau Anda sedang hamil. (Silahkan lihat juga “Smoothies Untuk Ibu Hamil – Terbukti Ilmiah, Kaya Manfaat” sebelumnya ya :-))

Gejala umum dari semua jenis anemia adalah seringnya mengalami perasaan lelah, kekurangan energi, kulit pucat², detak jantung yang cepat dan tidak teratur, sesak napas, sakit dada, sakit kepala, pusing.

Bagaimana Smoothie Dapat Digunakan Untuk Menangani Anemia?

Smoothie dapat membantu menangani gejala anemia, saat dibuat menggunakan bahan-bahan yang kaya akan zat besi³, vitamin B12, asam folat dan beberapa bahan khusus lainnya (kita akan membahasnya nanti).

Bahan-Bahan Smoothie Yang Dapat Digunakan Menangani Anemia

Bahan-bahan tertentu telah dibuktikan dalam penelitian ilmiah untuk menangani Anemia. Mari kita bahas ini sekarang.

Buah-Buahan Yang Dapat Digunakan Untuk Menangani Anemia

Melon – Buah melon mengandung tinggi beta karoten yang akan membantu tubuh meningkatkan penyerapan zat besi..

Mangga – Buah mangga juga kaya akan beta karoten akan membantu tubuh meningkatkan penyerapan zat besi.

Jeruk Seperti Jeruk Nipis, Lemon, Jeruk Kuning Atau Orange – Selain kaya akan vitamin C yang akan membantu penyerapan zat besi, jeruk juga merupakan sumber folat yang baik.

Bit – Selain kaya akan zat besi, buah bit juga kaya akan beta-karoten yang bekerja mengoptimalkan penyerapan zat besi dalam tubuh.

Tomat – Buah tomat kaya akan vitamin C yang akan membantu penyerapan zat besi.

Aprikot – Buah aprikot kaya akan zat besi dan beta-karoten. Beta-karoten akan membantu tubuh meningkatkan penyerapan zat besi.

Kelompok Berries – Buah blueberi, strawberi sangat kaya akan vitamin E, C dan A yang akan membantu penyerapan zat besi.

Alpukat – Buah alpukat sangat kaya akan vitamin B.

Kiwi – Buah kiwi mengandung tinggi serat, antioksidan, juga merupakan sumber vitamin K, vitamin E, folat, dan vitamin C yang akan membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh.

Sayur-Sayuran Yang Dapat Digunakan Untuk Menangani Anemia

Sayuran Berdaun Hijau Gelap – Sayuran hijau, terutama yang gelap, seperti bayam, kangkung, kubis, sawi hijau, hijau dandelion dan Swiss chard adalah sumber zat besi nonheme terbaik.

Suatu penelitian pada wanita di komunitas hutan Kongo Kami menemukan bahwa konsumsi sayuran hijau berdaun gelap paling mampu membantu meningkatkan hemoglobin dalam tubuh.

Swiss Chard – Swiss chard merupakan sayuran hijau yang kaya akan folat, zat besi dan vitamin C yang baik.

Bayam – Bayam adalah sayuran hijau yang tinggi zat besi, namun juga mempunyai kandungan oksalat (yaitu suatu senyawa yang menghambat penyerapan zat besi nonheme).

Jadi jangan bergantung hanya pada bayam saja untuk kondisi anemia Anda, ya!

Kangkung – Kangkung adalah sayuran hijau yang tinggi zat besi, namun juga mempunyai kandungan oksalat (yaitu suatu senyawa yang menghambat penyerapan zat besi nonheme.

Jadi jangan bergantung hanya pada kangkung saja untuk kondisi anemia Anda, ya!

Kubis – Selain mengandung kombinasi nutrisi vitamin A dan antioksidan, kubis juga kaya akan zat besi dan vitamin C, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Sawi – Sayuran sawi juga kaya akan zat besi, vitamin A, C dan E.

Paprika Merah – Karena selain rendah kalori, paprika merah kaya akan serat, vitamin A, vitamin B16, antioksidan dan mineral, Paprika merah juga dapat memberikan beberapa manfaat seperti mempertajam penglihatan pada cahaya redup (untuk informasi lebih lengkap, lihat artikel “5 Resep Smoothies Mudah Menjaga Mata Sehat – Terbukti Ampuh” ya), memperlancar metabolisme tubuh, mengontrol tekanan gula darah, menurunkan kolesterol jahat LDL dalam tubuh dan menjaga keseimbangan kadar kolesterol Anda (lihat juga artikel “Smoothie Untuk Kolesterol Tinggi-Teruji, 7 Resep Mudah, Enak” sebelumnya ya), melindungi dari sel-sel radikal bebas sehingga akan mengurangi resiko terkena kanker, meringankan gejala arthritis, serta memperbaharui sel saraf dan meningkatkan fungsi sistem saraf.

Tahukah Anda bahwa mengkonsumsi paprika merah mentah lebih memaksimalkan asupan nutrisinya dibandingkan yang sudah dimasak?

Wortel – Wortel adalah sumber dari beberapa vitamin dan mineral terutama vitamin A (beta-karoten), serat, biotin, vitamin K, kalium, vitamin B6, potasium dan antioksidan yang sangat baik.

Bahan-Bahan lain Yang Dapat Digunakan Untuk Menangani Anemia

Madu – Madu kaya akan mineral, vitamin, flavonoid, dan enzim yang penting untuk menjaga usus Anda tetap bersih dan sehat. Selain itu, madu juga adalah antibiotik kuat yang akan mendukung sistem kekebalan tubuh Anda.

Kacang-Kacangan – Kacang-kacangan seperti kacang merah, buncis, kedelai, kacang hitam, kacang pinto, kacang hitam, kacang polong dan kacang lima, adalah sumber zat besi dan folat yang baik terutama untuk para vegetarian ataupun penggemar daging.

Tahukah Anda bahwa kacang Almond juga merupakan sumber zat besi yang baik tetapi karena mereka juga tinggi kalsium, almond tidak dapat meningkatkan tingkat zat besi Anda terlalu banyak.

Biji-Bijian – Selain sebagai sumber folat yang baik, biji-bijian seperti biji labu, kacang mete, pistachio, biji rami, kacang pinus, biji bunga matahari adalah sumber tinggi zat besi. Rasanya enak dimakan sendiri atau ditaburkan di salad atau yogurt. Saat memilih kacang-kacangan dan biji-bijian, pilihlah varietas mentah kapan saja memungkinkan.

Buah-Buahan Kering – Buah-buahan kering seperti prem dan kismis. Kismis memiliki kandungan zat besi yang tinggi.

Bawang Putih – Sejak jaman kuno, penggunaan utama bawang putih bersifat untuk kesehatan dan obat¹⁰.

Air Kelapa – Air kelapa mengandung asam larut yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat metabolisme, dan membantu menurunkan berat badan. Air kelapa juga mengandung dua natrium¹¹ dan kalium elektrolit¹² penting yang akan membuat Anda terhidrasi.

Makanan Sumber Hewani – Semua daging dan unggas mengandung zat besi heme. Daging merah, domba, dan daging rusa adalah sumber zat besi heme terbaik, sementara unggas dan ayam memiliki jumlah yang lebih rendah.

Mengkombinasi konsumsi daging atau unggas dengan sayuran hijau akan sangat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh Anda.

Ooh iya, tahukan Anda bahwa daging organ hewan seperti hati, jantung, ginjal dan lidah adalah sumber folat dan zat besi yang hebat.

Makanan Laut – Kerang seperti tiram, kerang, dan udang adalah sumber zat besi heme yang baik. Selain itu, kebanyakn jenis ikan laut segar juga mengandung tinggi zat besi, misalnya sarden (ikan mackerell), tuna, salmon, halibut, dan haddock.

Makanan Yang Diperkaya Dengan Zat Besi – Contoh makanan yang diperkaya zat besi antara lain adalah jus jeruk yang diperkaya, sereal yang siap dimakan, makanan yang terbuat dari tepung olahan yang diperkaya seperti roti putih, pasta yang diperkaya, makanan yang terbuat dari tepung jagung yang diperkaya, beras putih yang diperkaya.

Tambahkan makanan ini ke dalam diet Anda jika Anda seorang vegetarian atau Anda termasuk tipe orang yang selalu mengalami kesulitan untuk makan sumber zat besi lainnya.

Berikutnya saya akan membagikan tips dan formula smoothie manjur terbaik untuk menangani masalah anemia yang telah teruji sehingga Anda akan dapat membuat smoothie enak yang mudah di rumah. So, lanjut membaca artikel ini sampai selesai ya! 😀

Resep Smoothie Untuk Menangani Anemia

Kiwi Booster de Zinc Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 2 buah kiwi (kupas kulit, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 buah lemon (kupas kulit, buang biji)
• 3/4 cangkir kubis merah (cuci bersih)
• 1/2 cangkir peterseli (cuci bersih, cacah kasar, pisahkan 1 sdm untuk topping)
• 1/4 cangkir kacang kedelai (cuci bersih)
• 1/8 cangkir kismis kering (pisahkan 1 sdm untuk topping)
• 1 sdm madu asli
• 3/4 cangkir air kelapa muda asli
• 1/8 cangkir es batu (pilihan)
Cara Membuat
1. Masukkan bahan-bahan, kecuali topping peterseli dan kismis, ke dalam blender lalu proses selama 45 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji, taburkan topping peterseli dan kismis.
3. Sajikan dan enjoy!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Bye-Bye Anemia Carottes Pasteque Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1/2 cangkir semangka merah/kuning (pilihan sesuai selera, kupas kulit, buang biji jika ada, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses))
• 1/2 cangkir buah bit (kupas kulit, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir buah nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 3/4 cangkir wortel (cuci bersih, parut)
• 3/4 cangkir kubis (cuci bersih)
• 1/4 cangkir susu kedelai
• 1 sdm madu asli
• 1/2 cangkir air kelapa muda asli
• 2 sdm kismis kering
Cara Membuat
1. Masukkan bahan-bahan, kecuali kismis, ke dalam blender lalu proses selama 40 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji, campurkan kismis lalu aduk selama 10 detik.
3. Sajikan dan enjoy!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Light-Up Cocombre Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 2 buah buah apel hijau (cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir buah alpukat (cuci bersih, buang biji, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 3/4 cangkir buah strawberi (cuci bersih, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 buah mentimun (cuci bersih, buang getah ujung-ujungnya, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 cangkir swiss chard (cuci bersih) (Pilihan : swiss chard bisa diganti dengan kangkung atau sawi hijau, sesuai selera)
• 1/8 cangkir kacang kedelai (cuci bersih)
• 3/4 cangkir air kelapa muda asli
• 1/8 cangkir kismis kering
Cara Membuat
1. Masukkan semua bahan ke dalam blender lalu proses selama 45 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji.
3. Sajikan dan enjoy!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

La Menthe Poivree de Zinc-Booster Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 cangkir sawi hijau (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 buah jeruk nipis (kupas kulit, buang biji)
• 2 buah kiwi (kupas kulit, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 5 lembar daun peppermint (cuci bersih, pisahkan 2 lembar untuk topping)
• 2 sdm kacang pistachio (kupas kulit. cacah kasar, pisahkan 1 sdt untuk topping)
• 1/4 cangkir susu kedelai
• 2 sdm kismis kering
• 1/4 cangkir air kelapa muda asli
• 1/8 cangkir es batu (pilihan)
Cara Membuat
1. Masukkan bahan-bahan, kecuali topping peppermint dan pistachio, ke dalam blender lalu proses selama 45 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji, taburkan topping peppermint dan pistachio.
3. Sajikan dan enjoy!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Avocado Contre L’Anemie Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 sdm biji sesame hitam/putih (pilihan sesuai selera, pisahkan 1/4 sdt untuk topping)
• 3/4 cangkir bayam hijau (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1/2 cangkir kacang merah (cuci bersih)
• 1/4 cangkir daun basil (cuci bersih, cacah kasar, pisahkan 1 sdt untuk topping)
• 1 sdm kismis kering (cacah kasar)
• 2 siung bawang putih (kupas kulit, cuci bersih, cacah kasar)
• 1 buah alpukat ukuran sedang (kupas kulit, buang biji, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 buah lemon ukuran sedang (kupas kulit, buang biji)
• 3/4 cangkir air kelapa muda asli
Cara Membuat
1. Masukkan bahan-bahan, kecuali topping biji sesame dan daun basil, ke dalam blender lalu proses selama 45 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji, taburkan topping biji sesame dan daun basil.
3. Sajikan dan enjoy!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Zucchini Anemie Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 buah zucchini ukuran sedang (cuci bersih, buang getah ujung-ujungnya, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir edamame (kupas kulit)
• 1/2 cangkir kubis merah/hijau/putih (Pilihan sesuai selera, cuci bersih, cacah kasar)
• 1 buah tomat merah ukuran sedang/besar (pilihan sesuai selera, cuci bersih)
• 1/2 buah buah alpukat ukuran sedang (kupas kulit, buang biji, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 3/4 cangkir buah raspberi (cuci bersih, potong dadu-pisahkan 1 sdm untuk topping, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1 cangkir air kelapa muda asli
• 1/8 cangkir kismis kering
Cara Membuat
1. Masukkan bahan-bahan, kecuali topping raspberi, ke dalam blender lalu proses selama 45 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji, taburkan topping raspberi.
3. Sajikan dan enjoy!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Spinach-Baby Vaincre L’anemie Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 cangkir bayam muda (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1/4 cangkir bok choy (cuci bersih, cacah kasar)
• 3/4 cangkir buah melon (kupas kulit, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/2 cangkir buah mangga (kupas kulit, buang biji, potong dadu, bekukan semalaman sebelum diproses)
• 1/4 cangkir kacang merah (cuci bersih)
• 1/8 cangkir paprika merah (cuci bersih, buang biji, cacah kasar)
• 2 sdm kacang mete (cacah kasar)
• 1/2 cangkir air kelapa muda asli
Cara Membuat
1. Masukkan semua bahan ke dalam blender lalu proses selama 45 detik.
2. Tuang ke dalam gelas saji.
3. Sajikan dan enjoy!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Jika Anda mencoba membuat salah satu atau bahkan beberapa dari resep-resep smoothie ini, beritahu saya, ya! Tinggalkan komentar atau bahkan foto pada kolom yang tersedia di bawah ini atau dengan menyukai dan membagikan artikel ini @smoothiedokter.com atau di Facebook. Saya ingin sekali melihat apa yang Anda dapatkan! ^_^

Makanan Dan Minuman Yang Harus Dihindari Untuk Menangani Anemia

Sebaiknya Hindari makan makanan kaya zat besi dengan makanan atau minuman yang menghambat penyerapan zat besi seperti :
  • Kopi Dan Teh – Suatu penelitian menyebutkan bahwa Anemia menjadi masalah kesehatan masyarakat, dan lebih banyak terjadi pada wanita yang mengkonsumsi teh/kopi secara teratur¹³.
  • Makanan Dengan Kadar Asam Fitat Yang Tinggi – Makanan dengan kadar asam fitat yang tinggi seperti sereal gandum dapat menghentikan tubuh Anda menyerap zat besi dari makanan lain.
  • Makanan Tinggi Oksalat – Oksalat adalah senyawa yang menghambat penyerapan zat besi non heme.Beberapa sayuran hijau tinggi zat besi, seperti bayam dan kangkung, ternyata juga kaya akan oksalat. Jadi, meskipun mereka bermanfaat sebagai bagian dari diet anemia keseluruhan, jangan bergantung pada mereka saja ya untuk mengatasi kondisi gejala anemia Anda, lho!
  • Makanan Tinggi Kalsium – Tahukah Anda bahwa salmon kalengan mengandung banyak kalsium? Makanan tinggi kalsium, seperti susu mentah, yogurt, kefir, keju, sarden dalam kaleng, brokoli, tahu, tidak boleh terlalu sering dimakan bersama dengan makanan kaya zat besi karena kalsium mengikat zat besi kemudian justru menghambat bahkan mengurangi penyerapannya.

Cara Lain Untuk Menangani Anemia

Ada berbagai cara untuk menangani anemia. Salah satu perubahan gaya hidup paling umum yang direkomendasikan untuk orang-orang dengan anemia defisiensi besi adalah mengadopsi pola makan sehat yang kaya akan zat besi dan vitamin.

Beberapa hal yang harus diingat saat membuat dan melakukan program rencana diet untuk mengatasi anemia Anda, yaitu:

 

  • Jangan makan makanan kaya zat besi dengan makanan atau minuman yang menghambat penyerapan zat besi;
  • Kombinasikan makanan kaya zat besi dengan makanan kaya vitamin C dan betakaroten untuk meningkatkan penyerapan zat besinya;
  • Tambahkan makanan yang kaya folat dan vitamin B12 untuk mendukung produksi sel darah merah.

Dokter Anda akan mempertimbangkan riwayat medis dan pemeriksaan fisik serta hasil tes Anda saat mendiagnosis dan mengobati anemia. Dokter akan menggunakan tes darah sederhana untuk memastikan bahwa Anda memang memiliki jumlah sel darah merah atau hemoglobin yang rendah.
Untuk beberapa jenis anemia ringan hingga sedang, dokter Anda mungkin merekomendasikan suplemen zat besi yang dijual bebas atau diresepkan, vitamin tertentu, terapi zat besi intravena, atau obat-obatan yang akan membuat tubuh Anda memproduksi lebih banyak sel darah merah. Kemudian untuk mencegah anemia di masa depan, dokter Anda mungkin juga menyarankan perubahan pola makan yang sehat. Jika Anda memiliki anemia berat, maka dokter Anda dapat merekomendasikan transfusi sel darah merah¹⁴.

Adapun cara lain penanganan anemia bergantung pada jenis dan penyebabnya adalah sebagai berikut :


  • Anemia Karena Defisiensi Besi – Anemia ini dapat ditangani dengan suplemen zat besi atau perubahan pola makan. Namun jika kondisinya karena kehilangan darah, maka perdarahan harus dihentikan.
  • Anemia Karena Kekurangan Vitamin – Perawatan termasuk suplemen makanan dan suntikan B-12.
  • Thalassemia – Perawatan termasuk suplementasi asam folat, pengangkatan limpa, dan, kadang-kadang, transfusi darah dan transplantasi sumsum tulang.
  • Anemia Karena Penyakit Kronis – Ini adalah anemia yang terkait dengan kondisi kronis serius yang mendasarinya. Tidak ada perawatan khusus, dan fokusnya adalah pada kondisi yang mendasarinya.
  • Anemia Aplastik – Pasien akan menerima transfusi darah atau transplantasi sumsum tulang.
  • Anemia Sel Sabit – Pengobatan termasuk terapi oksigen, penghilang rasa sakit, dan cairan intravena, atau mungkin juga ada antibiotik, suplemen asam folat, dan transfusi darah. Obat kanker yang dikenal sebagai Droxia atau Hydrea dapat juga digunakan.
  • Anemia Hemolitik – Pasien harus menghindari pengobatan yang dapat memperburuk dan mereka mungkin menerima obat penekan kekebalan dan pengobatan untuk infeksi. Plasmapheresis atau penyaringan darah mungkin diperlukan dalam beberapa kasus¹⁵.

    Berbagai cara ini semuanya bertujuan untuk meningkatkan jumlah sel darah merah untuk kemudian meningkatkan jumlah oksigen yang dibawa darah ke seluruh tubuh.

Pertimbangan Dan Pemikiran Akhir

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh terutama berkenaan dengan masalah anemia dimana penanganannya tergantung pada jenis dan penyebab anemia yang dialami.

Penanganan masalah anemia sebaiknya termasuk perubahan pola makan dan perencanaan diet terbaik yang meliputi makanan kaya akan zat besi dan vitamin lain yang penting untuk hemoglobin dan produksi sel darah merah. Rencana diet juga harus mencakup makanan yang membantu tubuh Anda menyerap zat besi dengan lebih baik.

Dalam kebanyakan kasus, anemia mudah diobati. Semakin cepat Anda membicarakannya dengan dokter Anda, semakin cepat Anda dapat mengelola kadar zat besi Anda dan menurunkan risiko terkena komplikasi.

Pertanyaan-Pertanyaan Terkait

Bisakah Anemia Disembuhkan?

Tidak ada makanan yang bisa menyembuhkan anemia, namun mengkonsumsi makanan sehat alami yang kaya akan zat besi seperti sayuran hijau gelap, kacang-kacangan dan biji-bijian, makanan laut, daging akan membantu tubuh Anda untuk mengelola dan mengatasi gejala anemia.

Jangan lupa untuk juga rutin mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C seperti jeruk, tomat, paprika, melon, ataupun stroberi untuk membantu meningkatkan penyerapan zat besinya, yah.

Apakah Saya Harus Dirawat Di Rumah Sakit Karena Anemia?

Anda mungkin tidak memiliki gejala pada awalnya. Namun seiring berjalannya waktu (usia), anemia dapat menyebabkan Anda terlihat pucat dan sangat sering merasa kelelahan.

Jika anemia Anda tidak diobati, itu dapat menyebabkan komplikasi serius. Kondisi komplikasi dan LVH serius inilah yang akan memerlukan tindakan rawat inap, karena dapat menyebabkan kematian.

Bagaimana Bisa Tubuh Tidak Menyerap Zat Besi?

Bagaimana bisa tubuh Anda tidak bisa menyerap zat besi?

Kondisi seperti penyakit seliaka, kolitis ulserativa, atau penyakit Crohn dapat mempersulit usus Anda untuk menyerap zat besi. Pembedahan seperti bypass lambung yang menghilangkan bagian usus Anda, dan obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan asam lambung juga dapat mempengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk menyerap zat besi¹⁶.

Apa Itu Penyakit Celiac?

Penyakit seliaka adalah masalah ketidaksempurnaan tubuh dalam mencerna gluten dan protein dalam makanan seperti roti, kerupuk, dan pasta, yang kemudian mempengaruhi penyerapan nutrisi. Gejala penyakit seliaka (celiac disease) adalah gas dan kembung, penurunan berat badan, dan kelelahan¹⁷.

Referensi, Sumber, Kutipan, dan Para Ahli Diwawancarai

¹ De Benoist B et al., eds. Worldwide prevalence of anaemia 1993-2005. WHO Global Database on Anaemia Geneva, World Health Organization, 2008. Retrieved from https://www.who.int/vmnis/anaemia/prevalence/summary/anaemia_data_status_t2/en/

² Biggers, MD, A. (2018, March 30). Paleness. Retrieved from https://www.healthline.com/health/paleness.

³ Saunders, A. V., Craig, W. J., Baines, S. K., & Posen, J. S. (2013). Iron and vegetarian diets.The Medical journal of Australia,199(S4), S11–S16. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25369923-iron-and-vegetarian-diets/?from_term=fruits+for+anemia&from_pos=5

Dietzfelbinger, H., & Hubmann, M. (2015). Hämolytische Anämien und Vitamin-B12-Mangel [Hemolytic anemias and vitamin B12 deficieny].Deutsche medizinische Wochenschrift (1946),140(17), 1302–1312. https://doi.org/10.1055/s-0041-103562. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26306021-hemolytic-anemias-and-vitamin-b12-deficieny/?from_term=vitamin+b12+for+anemia&from_pos=1

Olsen, RD, LD, ACSM EP-C, N. (2018, June 27). 6 Power-Packed Fruit Combos to Fuel Your Morning. Retrieved from https://www.healthline.com/health/fruit-combos-for-breakfast

Tata, C. Y., Ickowitz, A., Powell, B., & Colecraft, E. K. (2019). Dietary intake, forest foods, and anemia in Southwest Cameroon.PloS one,14(4), e0215281. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0215281. Retrieved from https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0215281

LDN, RD, K. M. (Ed.). (2019, February 7). Best Diet Plan for Anemia. Retrieved from https://www.healthline.com/health/best-diet-plan-for-anemia

Bjarnadottir, MS, LN, A. (2015, January 23). Carrots 101: Nutrition Facts and Health Benefits. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/nutrition/foods/carrots

Cafasso, J. (2019, January 17). Are Raisins Good for You? Retrieved from https://www.healthline.com/health/food-nutrition/are-raisins-good-for-you

¹⁰ Rivlin R. S. (2001). Historical perspective on the use of garlic. The Journal of nutrition, 131(3s), 951S–4S. doi:10.1093/jn/131.3.951S. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11238795-historical-perspective-on-the-use-of-garlic/

¹¹ Ismail, I., Singh, R., & Sirisinghe, R. G. (2007). Rehydration with sodium-enriched coconut water after exercise-induced dehydration. The Southeast Asian journal of tropical medicine and public health, 38(4), 769–785. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17883020-rehydration-with-sodium-enriched-coconut-water-after-exercise-induced-dehydration/

¹² Saat, M., Singh, R., Sirisinghe, R. G., & Nawawi, M. (2002). Rehydration after exercise with fresh young coconut water, carbohydrate-electrolyte beverage and plain water. Journal of physiological anthropology and applied human science, 21(2), 93–104. doi:10.2114/jpa.21.93. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12056182-rehydration-after-exercise-with-fresh-young-coconut-water-carbohydrate-electrolyte-beverage-and-plain-water/

¹³ Rakesh, P. S., George, L. S., Joy, T. M., George, S., Renjini, B. A., & Beena, K. V. (2019). Anemia Among School Children in Ernakulam District, Kerala, India.Indian journal of hematology & blood transfusion : an official journal of Indian Society of Hematology and Blood Transfusion,35(1), 114–118. https://doi.org/10.1007/s12288-018-1001-6. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30828157-anemia-among-school-children-in-ernakulam-district-kerala-india/?from_term=fruits+for+anemia&from_pos=6

¹⁴ Gibbons, M.D., . H. (Ed.). (2016, January). Anemia. Retrieved from https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/anemia

¹⁵ Lam, P. (2017). Everything you need to know about anemia. MedicalNewsToday. Retrieved from https://www.medicalnewstoday.com/articles/158800#treatment

¹⁶ Robinson, J. (Ed.). (2018, December 19). Why can’t your body absorb iron? Retrieved from https://www.webmd.com/a-to-z-guides/qa/why-cant-your-body-absorb-iron

¹⁷ Celiac Disease Health Center. (n.d.). Retrieved from https://www.webmd.com/digestive-disorders/celiac-disease/default.htm

Yohana

Menetap di Jakarta-Indonesia, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, Yohana menyukai kegiatan bepergian, menulis, menghabiskan waktu bersama keluarga, juga memasak dan bereksperimen dengan bahan-bahan makanan terutama buah-buahan dan sayuran. Menciptakan dan membangun website 'smoothiedokter.com' impian dan tujuan Yohana adalah berbagi informasi yang paling tidak bias dan informatif tentang diet, gaya hidup sehat, dan kekuatan penyembuhan dari semua makanan alami- dan tentu saja tentang Smoothie. kepada teman-teman, sanak keluarga dan kerabat serta banyak orang Indonesia.

Share Lha!