Share Lha!

Meningkatnya sistem imun atau kekebalan tubuh akan mampu menghindarkan diri dari berbagai penyakit. Nutrisi yang buruk dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Pada gilirannya, ini meningkatkan peluang Anda untuk sakit. Apalagi dengan situasi dan kondisi yang semakin mengkhawatirkan karena pandemi yang sedang berlangsung saat ini, meningkatkan imunitas tubuh pastinya adalah prioritas utama kita, bukan?

Dalam artikel kali kali, saya akan berbagi dengan Anda mengenai beberapa tips dan resep ‘green smoothie’ sangat spesial Anda yang mudah dan menyenangkan untuk dibuat, menggunakan 1 resep bom penguat kekebalan yang secara khusus saya buat untuk membantu Anda mengoptimalkan imunitas tubuh.

Bagaimana Buah-Buahan Dapat Membantu Mengoptimalkan Imunitas Tubuh?

Selain kaya akan nutrisi dan antioksidan yang akan melindungi tubuh dari infeksi berbahaya, buah-buahan juga kaya akan vitamin yang dapat mempercepat penyembuhan infeksi. Sementara itu, antioksidan efektif dalam membantu mengurangi resiko terjadinya peradangan dengan memerangi radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Bagaimana Sayuran Dapat Membantu Mengoptimalkan Imunitas Tubuh?

Berbagai jenis sayuran terutama sayuran berdaun hijau hijau memiliki kandungan antioksidan tinggi yang merupakan kunci untuk membantu fungsi imunitas tubuh. Ditambah lagi dengan kandungan nutrisi lain seperti asam folat, vitamin A dan C, serta kandungan senyawa bioaktif yang akan efektif mengoptimalkan imunitas di dalam pencernaan, khususnya usus.

Bagaimana Smoothie Hijau Bomb Spesial Dapat Mengoptimalkan Imunitas Tubuh?

Smoothie Hijau Bomb Spesial dapat membantu mengoptimalkan imunitas tubuh Anda karena dibuat selain menggunakan buah-buahan dan sayuran yang kaya akan karotenoid yang dikonversi menjadi vitamin A ketika dilepaskan ke dalam tubuh¹, vitamin B6, vitamin C, vitamin D, vitamin E, zat besi, serat, zat seng, dan elektrolit, juga dibuat dengan beberapa bahan khusus lainnya yang secara khusus diracik menjadi satu resep bomb special (kita akan membahasnya nanti).

So, teruskan membaca hingga selesai ya! ^_^

Apa Bahan Smoothie Hijau Bomb Spesial Yang Membantu Optimalkan Imunitas Tubuh Anda

Bahan-bahan tertentu telah dibuktikan dalam penelitian ilmiah untuk mengoptimalkan Imunitas tubuh Anda. Mari kita bahas ini sekarang.

Buah-Buahan Apa Saja Yang Membantu Mengoptimalkan Imunitas Tubuh?

Bit – Menurut USDA (United State Department Of Agriculture), selain adalah salah satu sayuran kaya antioksidan, bit juga merupakan sumber vitamin A, C, dan K konsentrasi tinggi, kalium, serat, folat, dan nitrat².

Namun para peneliti merekomendasikan konsumsi makan bit hanya beberapa kali seminggu dan sebaiknya mencampurkan bit dengan jus buah dan sayuran lainnya untuk meningkatkan rasa, menambah lebih banyak nutrisi, dan mencegah konsumsi berlebihan.

Nanas – Nanas telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional selama berabad-abad³. Di antara buah-buahan tropis, nanas terutama yang kaya akan vitamin C dan mangan. Satu cangkir atau sekitar 237ml nanas memberikan 131% dari referensi asupan harian untuk vitamin C dan 76% dari referensi asupan harian untuk mangan.

Vitamin C sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sistem kekebalan tubuh yang sehat dan membantu penyerapan zat besi dari makanan. Sementara itu, mangan adalah mineral alami yang membantu pertumbuhan, mempertahankan metabolisme yang sehat dan memiliki sifat antioksidan.

Nanas juga mengandung sejumlah vitamin A dan K, fosfor, seng, kalsium, dan juga mengandung bromelain, campuran enzim yang dikenal sebagai kemampuan untuk mencerna protein³ dan anti sifat inflamasi yang kemudian dapat meningkatkan kekebalan tubuh,¹⁰ serta menekan peradangan¹¹,¹².

Buah Jeruk – Selain sumber vitamin B yang baik, seperti tiamin dan folat, Jeruk sangat kaya akan vitamin C dan asam sitrat yang akan sangat mampu membantu meningkatkan penyerapan zat besi¹³ dan mencegah anemia. (Untuk informasi lebih lengkap mengenai menangani anemia dengan smoothie, silahkan lihat artikel “7 Smoothie Sederhana Menangani Anemia – Enak, Manjur, Sehat“)

Mengonsumsi satu jeruk media akan memberikan sejumlah besar vitamin C dan kalium.

Senyawa tanaman dalam jeruk, termasuk flavonoid, karotenoid dan asam sitrat, bertanggung jawab atas sebagian besar manfaat kesehatannya. Karotenoid adalah antioksidan bermanfaat yang dapat melindungi Anda dari penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh¹⁴.

Provitamin A karotenoid dapat diubah menjadi vitamin A, yang penting untuk pertumbuhan, fungsi sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan mata¹ (lihat juga artikel “5 Resep Smoothies Mudah Menjaga Mata Sehat – Terbukti Ampuh “., ya! ^_^). Karotenoid paling baik diserap melalui sumber lemak.

Apel – Apel sangat bergizi, mengandung serat dalam jumlah tinggi yang akan membuat Anda kenyang dalam waktu lama, vitamin C, kalium dan vitamin K. Apel juga menyediakan beberapa vitamin B.

Manfaat apel lainnya bagi kesehatan adalah kandungan pektinnya yang merupakan serat prebiotik yang memberi makan bakteri baik dalam usus Anda dan membantu meningkatkan pencernaan dan kesehatan metabolisme¹⁵.

Studi menunjukkan bahwa antioksidan dalam apel dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko diabetes tipe 2 , kanker dan Alzheimer¹⁶ Aktivitas antioksidan dalam apel juga telah dikaitkan dengan peningkatan kepadatan tulang dalam studi hewan dan tabung reaksi¹⁷.

Anggur – Anggur baik untuk Anda karena penuh dengan antioksidan dan nutrisi, juga mengandung serat dan merupakan makanan rendah kalori.

Makan anggur dapat mengurangi resiko serangan jantung, stroke, diabetes, kanker, dan obesitas. Selain itu, anggur kaya akan Antosianin dan resveratrol yaitu senyawa penangkal penyakit yang melindungi tubuh kita dari kerusakan akibat radikal bebas¹⁸ dan membuat kita tetap awet muda¹⁹.

Disamping itu, selain kaya akan lutein dan zeaxanthin yang membuat penglihatan kita kuat dan dapat meminimalkan efek berbahaya dari sinar ultraviolet, Anggur mengandung gula alami, tetapi merupakan buah dengan indeks glikemik rendah, yang artinya satu porsi tidak mungkin meningkatkan gula darah Anda secara signifikan.

Sayuran Apa Saja Yang Membantu Mengoptimalkan Imunitas Tubuh?

Wortel – Wortel adalah sumber dari beberapa vitamin dan mineral terutama vitamin A (beta-karoten), serat, biotin, vitamin K, kalium, vitamin B6, potasium dan antioksidan yang sangat baik²⁰.

Kangkung – Sebagai bagian dari kelompok sayuran berdaun hijau gelap, kangkung adalah sumber zat besi non heme terbaik.

Sayur kangkung kaya akan antioksidan, seperti vitamin C dan asam alfa-linolenat (ALA), yang akan bekerja dalam tubuh untuk membantu mengurangi komplikasi yang mungkin terjadi dengan diabetes {lihat juga artikel “Smoothie Lezat & Ampuh Mengatasi Diabetes-9 Resep Mudah“ sebelumnya, lho! *_*}.

Tahukah Anda bahwa dalam secangkir kangkung tersedia 3,6% dari kebutuhan harian orang dewasa untuk kalium?

Suatu penelitian pada wanita di komunitas hutan Kongo menemukan bahwa konsumsi sayuran hijau berdaun gelap paling mampu membantu meningkatkan hemoglobin dalam tubuh²¹.

Bayam – Bayam adalah sumber vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan folat yang baik. Bayam juga sarat dengan senyawa tanaman bermanfaat yang bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan dan membantu melawan peradangan²², juga telah digunakan untuk sifat antibakteri yang dikandungnya²³.

Tahukah Anda bahwa bayam paling sehat jika dimasak seminimal mungkin agar bisa mempertahankan nutrisinya?

Selada Romaine – Selada memiliki asam amino glutamin yang berguna untuk membantu memperkuat lapisan mucosal di dalam usus dan meningkatkan aliran darah di perut sehingga selada akan mencegah nyeri asam lambung, juga mempercepat sembuhnya rasa nyeri yang sudah ada (informasi lebih lengkapnya lihat juga artikel “Smoothies Untuk Meredakan Asam Lambung – Sederhana Dan Enak“ sebelumnya, ya! *_^).

Mentimun – Mentimun kaya akan kandungan yang bisa membantu meredakan panas dalam.

Seledri – Seledri kaya akan vitamin A, C dan K, dan mineral seperti kalium dan folat, dengan indeks glikemik rendah²⁴.

Bahan-Bahan Lain Apa saja Yang Membantu Mengoptimalkan Imunitas Tubuh?

Madu – Madu adalah antioksidan kuat yang mengandung sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang efektif mengaktifkan respons sistem kekebalan²⁵ terhadap infeksi dan mencegah proliferasi sel. Konsumsi madu terutama di saat perut kosong akan membantu mengeluarkan racun dan juga meningkatkan metabolisme dan memberi tubuh Anda ledakan energi.

Lebih dahsyatnya lagi, konsumsi madu dikombinasikan dengan bawang putih dapat membantu mempersiapkan perut Anda untuk memetabolisme makanan dengan cara yang paling optimal²⁶.

Yogurt Yunani – Yoghurt mudah dikonsumsi dan merupakan sumber kalori, protein, vitamin, kalium dan mineral yang baik. Yoghurt yunani memiliki “kultur hidup dan aktif” yang tercetak pada label yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh sehingga Anda lebih jarang sakit atau ketika sakit pun, proses penyembuhannya akan terjadi lebih lebih cepat lebih baik²⁷.

Yoghurt juga bisa menjadi sumber vitamin D yang hebat²⁸, jadi cobalah untuk memilih merek yang diperkaya dengan vitamin D. Vitamin D membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan dianggap meningkatkan pertahanan alami tubuh Anda terhadap penyakit.

Cabai – Kaya akan vitamin C dan capsaicin, antioksidan yang memiliki efek antiinflamasi yang kuat²⁹,³⁰,³¹ cabai merah dapat membantu mengurangi rasa sakit dan melawan peradangan. Cabai juga mengandung asam sinapic³² dan asam ferulic³³ yang dapat mengurangi peradangan dan menyebabkan penuaan yang lebih sehat.

Satu ons cabai merah rawit memiliki dua pertiga dari kebutuhan harian Anda untuk vitamin C, selain magnesium, tembaga, dan vitamin A².

Jahe – Jahe adalah antioksidan kuat yang mengandung sifat antibakteri dan anti-inflamasi³⁴ yang dapat membantu mengatasi nyeri otot. Jahe juga dapat membantu mengurangi peradangan, mengurangi sakit tenggorokan dan penyakit radang lainnya, juga dapat membantu mengurangi mual, membantu mengurangi rasa sakit kronis dan memiliki sifat penurun kolesterol³⁵.

Selain menyediakan sumber alami vitamin C, magnesium, kalium, tembaga, dan mangan, jahe juga sangat kaya akan “paket panas” dalam bentuk gingerol. .

Tahukah Anda bahwa menambahkan jahe yang sudah dikupas ke dalam teh dan smoothie akan memberikan “tendangan” yang lebih beraroma?

Kunyit – Apakah Anda tahu bahwa kunyit, rempah-rempah kuning pahit, telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai anti-inflamasi dalam mengobati osteoarthritis dan rheumatoid arthritis³⁶?

Menurut penelitian terbaru, dengan konsentrasi tinggi curcuminnya, yang memberikan kunyit warna khasnya, Kunyit dapat membantu mengurangi kerusakan otot³⁷ dan bermanfaat untuk rasa sakit yang disebabkan oleh penyakit radang seperti radang sendi, mencegah kanker, menghentikan mutasi DNA dan beberapa penyakit kulit³⁸.

Selain itu, dengan kandungan curcuminnya yang adalah senyawa dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi, kunyit dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh dan mengurangi gejala kecemasan (lihat juga artikel “Smoothie Lezat Sederhana Untuk Menghadapi Kecemasan“ sebelumnya, ya! ^_^)

Tahukah Anda bahwa mengkonsumsi kunyit bersama lada dapat membantu tubuh Anda menyerap lebih banyak manfaatnya?

Kayu Manis – Selain dapat menurunkan kadar asam lambung dan pepsin di dalam usus sehingga membantu aliran darah di dinding perut, kayu manis juga efektif mendinginkan suhu perut dan dapat menurunkan kadar karbon dioksida pada perut yang baru saja makan besar.

Lada Hitam – Lada hitam adalah rempah sehat yang penting karena modul antioksidan, potensi antimikroba, dan pelindung lambung. Lada hitam, dengan bahan aktif piperin, mengandung fitokimia yang kaya yang juga mencakup minyak atsiri, oleoresin, dan alkaloid yang dapat membantu melawan berbagai kondisi kesehatan³⁹.

Minyak lada hitam adalah bagian dari keluarga Piperaceae, yang berarti mengandung beberapa sifat melawan bakteri yang penting. Menurut sebuah penelitian, minyak lada hitam dapat membantu melawan penyakit Escherichia coli yang ditularkan melalui makanan, juga membantu melawan infeksi Staph, yang biasanya ditampilkan sebagai bisul pada kulit.

Sebuah penelitian kecil 2013 yang mengukur intensitas keinginan merokok sebelum dan sesudah mencium aroma minyak lada hitam selama dua menit, hasilnya menunjukkan bahwa minyak tersebut dapat secara efektif mengurangi hasrat nikotin, bahkan beberapa peserta berhenti merokok sama sekali⁴⁰.

Menurut sebuah studi ilmiah lain yang dilakukan tahun 2013 juga, minyak lada hitam secara alami menghambat dua enzim yang memecah pati menjadi glukosa, yang dapat membantu mengatur glukosa darah dan menunda penyerapan glukosa. Jadi Minyak dari “raja rempah-rempah” ini dapat mengelola dan bahkan dapat mencegah diabetes tipe 2 (lihat juga artikel “Smoothie Lezat & Ampuh Mengatasi Diabetes – 9 Resep Mudah” sebelumnya, ya!^_*) dan hipertensi⁴¹.

Sebuah penelitian menemukan bahwa mencium aroma minyak lada hitam adalah cara bebas risiko untuk merangsang refleks dalam tubuh yang menyebabkan Anda menelan. Karena sangat mudah digunakan, orang lanjut usia yang kesulitan menelan, seperti mereka yang baru-baru ini terserang stroke, dapat mengambil manfaat dari aroma minyak esensial lada hitam.

Bawang Putih – Bawang putih mentah adalah makanan prebiotik lain yang sangat baik dengan inulin tingkat tinggi, yang menjadi bahan bakar bakteri baik di usus. Tahukah Anda bahwa sejak jaman kuno, penggunaan utama bawang putih bersifat untuk kesehatan dan obat⁴²?

Kemudian di zaman peradaban awal semakin diakui manfaat bawang putih dalam memerangi infeksi.

Menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Pelengkap dan Integratif⁴³, bawang putih juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlambat pengerasan pembuluh darah.

Bawang putih mengandung banyak nutrisi, termasuk mangan, vitamin B-6, vitamin C, selenium, dan banyak senyawa aktif, seperti allicin yang adalah zat penangkal penyakit yang kuat yang dihasilkan setelah bawang putih dihancurkan atau dicincang. Ketika Anda menggabungkan bawang putih dengan madu khasiatnya berlipat ganda. Yup, keduanya adalah antibiotik yang kuat, sekaligus melindungi sistem kekebalan tubuh kita²⁶.

Tahukah Anda bahwa properti penguat kekebalan bawang putih berasal dari konsentrasi tinggi senyawa yang mengandung belerang, seperti allicin?

Selain bahan-bahan di atas yang digunakan dalam membuat smoothie hijau bomb spesial, terdapat beberapa bahan herbal tersedia alam ini yang juga efektif dalam mengoptimalkan imunitas tubuh. Sebagian besar diantara bahan-bahan herbal ini justru baru saya ketahui saat saya melakukan ‘research’ sebelum menulis artikel ini. Oleh sebab itu saya ingin berbagi ‘penemuan’ saya ini kepada Anda. Ikuti saya terus hingga artikel ini selesa, ya! *_^

Teh Hijau – Selama berabad-abad, teh hijau telah dikaitkan dengan kesehatan yang baik. Manfaat kesehatan teh hijau mungkin karena tingginya tingkat antioksidan, yang disebut flavonoid.

Menurut Journal of American College of Nutrition, mengkonsumsi secara rutin beberapa cangkir teh hijau yang baru diseduh dapat menyebabkan potensi manfaat kesehatan termasuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko beberapa penyakit seperti kardiovaskular, kanker, penyakit Alzheimer, dan obesitas.

Artemisinin – Artemisia annua dikenal dengan beberapa nama lain seperti qinghaosu, qing hao, sweet wormwood, sweet Annie, sweet sagewort, annual wormwood.

Selain mengandung flavonoid, minyak atsiri, dan artemisinin, yang merupakan senyawa yang menurut banyak orang asli Tiongkok memiliki manfaat kesehatan yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama bertahun-tahun,

Artemisinin memiliki sifat anti jamur dan anti virus yang dapat membantu mengobati berbagai kondisi, seperti hepatitis B dan C, herpes, influenza, infeksi virus lainnya⁴⁴. Artemisinin juga memiliki manfaat anti-inflamasi, yang dapat berguna untuk mengobati kondisi inflamasi dan autoimun.

Selama lebih dari 2.000 tahun, Artemisinin⁴⁵ telah digunakan untuk mengobati demam, juga merupakan pengobatan yang efektif untuk malaria. Penggunaan potensial lainnya termasuk sebagai pengobatan untuk peradangan atau infeksi bakteri atau sakit kepala, meskipun uji klinis yang dilakukan manusia masih terbatas.

Bicarakan dengan dokter Anda tentang perawatan eksperimental dengan artemisinin, untuk mendapatkan informasi lebih spesifik untuk kasus Anda.

Sebuah studi ilmiah⁴⁶ yang dilakukan pada tahun tahun 2015 mengungkapkan artemisinin lebih efektif dalam membunuh sel kanker ketika dikombinasikan dengan zat besi.

Kina – Kina adalah senyawa pahit yang berasal dari kulit pohon cinchona. Pohon ini paling banyak ditemukan di Amerika Selatan, Amerika Tengah, pulau-pulau Karibia, dan bagian-bagian pantai barat Afrika.

Kina pada awalnya dikembangkan sebagai obat untuk melawan malaria, yang pada saat itu sangat penting dalam mengurangi tingkat kematian pekerja yang membangun Terusan Panama pada awal abad ke-20.

Kina tidak digunakan untuk mencegah malaria, tetapi lebih untuk membunuh organisme penyebab penyakit ini.

Saat ini, orang kadang minum air tonik untuk mengobati kram kaki malam hari terkait dengan masalah sirkulasi atau sistem saraf. Dosis kecil kina dalam air tonik, aman dikonsumsi. Minuman air tonik pertama mengandung bubuk kina, gula, dan air soda. Dan sekarang air Tonik telah menjadi mixer umum dengan minuman keras, yang kombinasinya paling dikenal sebagai gin dan tonik.

Beberapa berita di media cetak dan elektronik termasuk media-media sosial terkenal telah ramai memberitakan tentang pemanfaatan kina sebagai cara mengatasi gejala serangan virus yang saat ini sedang menjadi pandemi di seluruh dunia.

Echinacea – Dari bukti arkeologis mengatakan bahwa masyarakat yang paling awal menggunakan echinacea sebagai ramuan obat adalah penduduk asli Amerika pada abad ke-18³⁸. Echinacea dapat bermanfaat untuk masuk angin, kekebalan, bronkitis, infeksi saluran pernapasan atas, dan yang paling terkenal adalah untuk memperpendek gejala flu biasa⁴⁷. Bicarakan dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi lebih spesifik untuk kasus Anda tentang perawatan eksperimental dengan Echinacea, ya! ^_^

Bidens Pilosa

Houttuynia Cordata

Resep Smoothie Hijau Bomb Spesial Yang Manjur Optimalkan Imunitas Tubuh

Timbangan Badan Digital Indikator Iscale S Kaca Terbaru!
Harga online terendah: 19 Sep, 2021

Memberi asupan makanan tertentu pada tubuh Anda dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda sehat dan kuat. Berikut ini adalah beberapa resep smoothie spesial bomb imunitas yang terbukti luar biasa bekerja untuk mengoptimalkan kekebalan tubuh Anda.

Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 sdm kunyit parut (kupas kulit & cuci bersih terlebih dahulu yah)
• 1 sdm jahe parut (putih/merah-pilihan sesuai selera, kupas kulit & cuci bersih terlebih dahulu tentunya yah)
• 1/2 sdt lada hitam
• kulit 1 buah lemon ukuran sedang (cuci bersih, parut)
• 1 sdm Bawang putih parut (kupas kulit & cuci bersih terlebih dahulu yah)
• 1 sdt cabe rawit merah/1 sdm cabe merah yang sudah dihaluskan (pilihan sesuai selera)
• 1/4 cangkir madu murni
• 1/4 sdt kayu manis yang sudah dihaluskan menjadi bubuk (pilihan)
Cara Membuat
1. Masukkan semua bahan ke dalam toples kaca.
2. Aduk sampai semua bahan tercampur rata.
3. Gunakan sebagai campuran minuman apapun yang Anda inginkan.
4. Simpan di dalam kulkas dan ‘sweetheart bomb’ immunity booster ini akan bertahan selama 10 hari!

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Kale-Pineapple Optimiser l'immunité Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 lembar daun selada romaine (cuci bersih)
• 1 cangkir kangkung (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 seledri tangkai sedang (campur batang dan daunnya, cuci bersih)
• 1 buah mentimun ukuran sedang (buang getang di kedua ujungnya, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah bit ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1/2 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah apel hijau ukuran sedang (cuci bersih, buang biji, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1/2 cangkir anggur hijau/merah/hitam (pilihan sesuai selera, buang biji, cuci bersih, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke blender dan proses selama sekitar 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji dan sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 296 kal | Gula : 48 gr | Vitamin A : 250 % Nilai Harian | Vitamin C : 270% Nilai Harian | Kalsium : 19% Nilai Harian | Zat besi : 18% Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Spezielle Celery-Carrot Bombe Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 daun selada romaine (cuci bersih)
• 1 cangkir kangkung (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 cangkir bayam (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 seledri tangkai sedang (campur batang dan daunnya, cuci bersih)
• 1 wortel ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah bit ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah jeruk (kupas kulit, buang biji)
• 1 buah apel ukuran sedang (merah/hijau-pilihan sesuai selera, cuci bersih, buang biji, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 274 kal | Gula : 43 gr | Vitamin A : 537 % Nilai Harian | Vitamin C : 310 % Nilai Harian | Kalsium : 26 % Nilai Harian | Zat besi : 20 % Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Spéciale Concombre Des Carottes immunitaire Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 cangkir kangkung (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 cangkir bayam (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 buah mentimun ukuran sedang (buang getah di kedua ujungnya, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 wortel ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1/2 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah jeruk ukuran sedang (kupas kulit, buang biji)
• 1/2 cangkir anggur hijau/merah/hitam (pilihan sesuai selera, buang biji, cuci bersih, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 272 kal | Gula : 42 gr | Vitamin A : 525 % Nilai Harian | Vitamin C : 384 % Nilai Harian | Kalsium : 28 % Nilai Harian | Zat besi : 20 % Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Healthy Épinards d'eau-Concombre Specials Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 cangkir kangkung (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 mentimun ukuran sedang (buang getang di kedua ujungnya, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1/2 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1/2 cangkir anggur hijau/merah/hitam (pilihan sesuai selera, buang biji, cuci bersih, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 165 kal | Gula : 25 gr | Vitamin A : 232 % Nilai Harian | Vitamin C : 246 % Nilai Harian | Kalsium : 15 % Nilai Harian | Zat besi : 12 % Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Sellerie Immunität des Körpers Apple Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 lembar daun selada romaine (cuci bersih)
• 1 seledri tangkai sedang (campur batang dan daunnya, cuci bersih)
• 1 buah bit ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah apel ukuran sedang (merah/hijau-pilihan sesuai selera, cuci bersih, buang biji, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 131 kal | Gula : 25 gr | Vitamin A : 18% Nilai Harian | Vitamin C : 24% Nilai Harian | Kalsium : 4% Nilai Harian | Zat besi : 6% Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Orange Bombe Spinat-Karotten Spéciale Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan-Bahan
• 1 cangkir bayam (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 wortel ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah jeruk ukuran sedang (kupas kulit, buang biji)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 107 kal | Gula : 18 gr | Vitamin A : 293 % Nilai Harian | Vitamin C : 139 % Nilai Harian | Kalsium : 12 % Nilai Harian | Zat besi : 8% Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Healthy Épinards-Orange-LeVin immunitaire Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan Bahan
• 1 daun selada romaine (cuci bersih)
• 1 cangkir bayam (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 buah mentimun ukuran sedang (buang getang di kedua ujungnya, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 bit sedang ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah jeruk ukuran sedang (kupas kulit, buang biji)
• 1/2 cangkir anggur hijau/merah/hitam (pilihan sesuai selera, buang biji, cuci bersih, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 202 kal | Gula : 37 gr | Vitamin A : 85 % Nilai Harian | Vitamin C : 169 % Nilai Harian | Kalsium : 15 % Nilai Harian | Zat besi : 15 % Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Apple Booster d'immunité Des Carottes Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan Bahan
• 1 cangkir kangkung (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 seledri tangkai sedang (campur batang dan daunnya, cuci bersih)
• 1 wortel ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1/2 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah apel ukuran sedang (merah/hijau-pilihan sesuai selera, cuci bersih, buang biji, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 200 kal | Gula : 31 gr | Vitamin A : 458 % Nilai Harian | Vitamin C : 240 % Nilai Harian | Kalsium : 17% Nilai Harian | Zat besi : 10 % Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Laitue Pomme Orange d'immunité Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan Bahan
• 1 daun selada romaine (cuci bersih)
• 1 cangkir bayam (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 seledri tangkai sedang (campur batang dan daunnya, cuci bersih)
• 1 wortel ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah bit ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah jeruk ukuran sedang (kupas kulit, buang biji)
• 1 buah apel ukuran sedang (merah/hijau-pilihan sesuai selera, cuci bersih, buang biji, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 238 kal | Gula : 43 gr | Vitamin A : 310 % Nilai Harian | Vitamin C : 163 % Nilai Harian | Kalsium : 17% Nilai Harian | Zat besi : 13% Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Spinaci-Wine Immunité de Rappel Smoothie

Resep original dari : Yohana

 Print/Simpan Resp

Bagikan Resep

Penyajian - 1
Bahan Bahan
• 1 cangkir kangkung (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 cangkir bayam (ambil daunnya saja, cuci bersih)
• 1 buah mentimun ukuran sedang (buang getang di kedua ujungnya, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 wortel ukuran sedang (cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1/2 cangkir nanas (kupas kulit, cuci bersih, potong dadu, bekukan sebelum diproses)
• 1 buah jeruk ukuran sedang (kupas kulit, buang biji)
• 1/2 cangkir anggur hijau/merah/hitam (pilihan sesuai selera, buang biji, cuci bersih, bekukan sebelum diproses)
• 1 sdt Sweetheart Ginger-Tumeric Bomb Immunity Booster
• 1/4 cangkir yogurt yunani (yogurt yunani bisa diganti dengan susu kedelai murni)
Cara Membuat
1. Masukan semua bahan ke dalam blender dan proses selama 1 menit.
2. Tuang ke dalam gelas saji lalu sajikan.
3. Enjoy!
Nilai Gizi
Kalori : 272 kal | Gula : 42 gr | Vitamin A : 525 % Nilai Harian | Vitamin C : 384 % Nilai Harian | Kalsium : 28 % Nilai Harian | Zat besi : 20 % Nilai Harian

Coba Resep Ini? Bagi ceritamu di sini.

Follow us for more healthy recipes.

Jangan lupa tag @smoothiedokter.com jika Anda mencoba salah 1 atau salah banyak dari 11 resep di atas ya! ^ _ ^ Ikuti kami smoothiedokter.com untuk mengetahui lebih banyak tips dan resep menyenangkan tentang smoothie sehat lainnya.

Apa Cara-Cara Lain Untuk Mengoptimalkan Imunitas Tubuh Secara Alami?

  • Air putih – Tubuh kita membutuhkan air yang cukup banyak supaya bisa berfungsi dengan baik. Mulut dan tenggorokan kita adalah garda terdepan sistem pertahanan tubuh kita dan hanya bisa bekerja maksimal bila terhidrasi dengan baik. Sebuah indikasi yang bagus dari mengkonsumsi air putih yang cukup sehingga proses sistem penyaringan dalam tubuh bersih adalah dikeluarkannya air seni yang jernih dan tidak berbau tajam.

    Jika air seni Anda berwarna lebih tua dari kuning pucat, berarti air seni tersebut telah terkonsentrasi⁴⁸. (Lihat juga artikel “Smoothie Hijau Lezat Sederhana – Manjur Detox Ginjal“ sebelumnya, ya! ^_*).

    Jadi sebaiknya Anda minum air putih minimal 12 gelas per hari, ya. Lagipula, air putih adalah minuman yang paling sederhana, sangat mudah didapatkan dan tidak mahal juga kan! ^_^

  • Tidur dan istirahat cukup – Kualitas istirahat dan tidur yang tidak cukup akan meningkatkan kerentanan tubuh terhadap penyakit. Tahukah Anda bahwa orang dewasa membutuhkan waktu tidur setiap malamnya minimal 8 jam,sementara remaja 10 jam dan anak-anak bahkan bayi 14 jam?
    Bagi Anda yang sering mengalami kesulitan untuk segera tidur saat malam, hentikan kegiatan yang berhubungan dengan melihat layar ponsel, televisi ataupun komputer selama satu jam sebelum waktu tidur Anda. Selain itu, batasi cahaya di sekitar dan di dalam ruangan Anda akan tidur.

    Tips lainnya ialah gunakan masker penutup wajah dan terutama mata saat Anda akan tidur. Buatlah jadwal bahwa Anda akan mulai tidur pada waktu yang sama setiap malam.

  • Olahraga secara teratur – Meskipun hanya olahraga ringan, namun ketika dilakukan secara rutin 15 menit setiap harinya, akan sangat membantu tubuh bekerja optimal dalam menyerap setiap makanan ataupun minuman yang Anda konsumsi untuk mengoptimalkan imunitas tubuh Anda.
    Olahraga yang dilakukan secara rutin ini juga akan sangat membantu mental, mood dan perasaan, Anda untuk tetap positif. Percayalah, saya dan suami sudah membuktikannya! ^_^
  • Kurangi konsumsi gorengan – Gorengan memang enak, namun sebaiknya kurangi konsumsi makanan yang satu ini. Diketahui makanan yang diolah dengan cara digoreng akan rentan menyebabkan batuk dan flu.
  • Tingkatkan konsumsi makanan nabati utuh – Makanan nabati utuh seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan kaya akan antioksidan dan nutrisi termasuk serat. Antioksidan akan bekerja mengatasi serangan radikal bebas dan mencegah terjadinya peradangan.
    Sementara serat akan memperkuat mikrobioma atau bakteri sehat dalam usus Anda. Mikrobioma usus yang kuat akan bekerja efektif meningkatkan kekebalan dengan mencegah radikal bebas yang berbahaya memasuki tubuh melalui saluran pencernaan Anda.
  • Lebih banyak konsumsi lemak sehat – lemak sehat kaya akan sifat anti inflamasi yang akan membantu tubuh Anda melawan bakteri dan virus penyebab penyakit berbahaya.
  • Konsumsi makanan ataupun minuman probiotik secara teratur – yogurt, asinan kubis, kimchi dan kefir adalah beberapa contoh makanan atau minuman yang kaya akan probiotik. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi probiotik secara teratur dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dan mengurangi kemungkinan Anda tertular penyakit.
  • Batasi konsumsi gula – Selain membantu penurunan berat badan dan mengurangi risiko kondisi kesehatan kronis seperti diabetes tipe dua dan penyakit jantung, membatasi bahkan mengurangi konsumsi gula dapat mengurangi inflamasi atau peradangan dalam tubuh. Khususnya bagi Anda yang sedang diet 2.000 kalori perharinya, Anda harus membatasi asupan gula hingga kurang dari lima persen kalori harian Anda atau sama dengan sekitar 2 sdm (25 gram) gula⁴⁹.
  • Ganti gula dengan madu – Anda bisa mengganti gula dengan pemanis alami, seperti madu. Selain berfungsi sebagai pemanis, madu dapat membantu menghangatkan dan menjaga daya tahan tubuh.
  • Batasi konsumsi kafein – Terlalu banyak asupan kafein, apalagi anda mengonsumsi kafein ketika malam hari akan dapat menyebabkan sulit tidur. Padahal tidur sangat penting untuk membangun daya tahan tubuh.
  • Kurangi alkohol – Alkohol akan dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, untuk menjaga daya tahan tubuh sebaiknya anda hindari konsumsi alkohol.
  • Kelola stres – Mengelola stres dan kecemasan adalah kunci kekebalan tubuh. Stres jangka panjang akan cenderung meningkatkan inflamasi serta ketidakseimbangan dalam fungsi sel imun. Tetap aktif dan melakukan beberapa aktivitas seperti meditasi, olahraga, menulis jurnal dan yoga dapat membantu Anda mengelola stres.

Apa yang Anda lakukan untuk menjaga kekebalan tubuh Anda meningkat dan merasa baik untuk menikmati waktu “tinggal @ rumah” Anda? Bagikan pengalaman Anda di kolom yang disediakan di bawah ini, ya.. Kami akan sangat senang mendengar dari Anda!

Pertimbangan Dan Pemikiran Akhir

Hidrasi saja memang tidak menjamin bahwa Anda akan selalu terlindung dari kuman, bakteri maupun virus, tetapi mencegah dehidrasi penting bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Makan dengan benar adalah awal yang baik, dan variasi adalah kunci nutrisi yang tepat. Makan hanya satu dari makanan ini tidak akan cukup untuk membantu melawan flu, bahkan jika Anda memakannya terus-menerus.

Perhatikan ukuran porsi dan anjurkan asupan harian sehingga Anda tidak mendapatkan terlalu banyak vitamin tunggal dan terlalu sedikit vitamin lainnya.

Langkah-langkah meningkatkan imunitas tubuh secara alami sebenarnya sederhana dan dan mudah dilakukan setiap hari. Meningkatkan imunitas tubuh melalui konsumsi makanan dan minuman yang bernutrisi tinggi namun seimbang, disertai dengan kebersihan yang terjaga baik dan gaya hidup sehat, akan memberikan hasil yang lebih optimal.

Anda suka artikel ini? Ikuti kami @smoothiedokter.com dan bagikan kepada orang-orang yang Anda kasihi dan inginkan untuk selalu sehat. Because Sharing is Caring! ^_^

Pertanyaan-Pertanyaan Terkait

Buah segar vs Beku – Mana Yang Lebih Sehat?

Produk segar mungkin tidak selalu tersedia, dan varietas beku adalah alternatif yang nyaman. Lalu apakah nilai gizinya berbeda? Mana yang lebih sehat : buah segar atau beku?

Buah ataupun sayuran segar pada umumnya dipetik sebelum matang karena transportasi dan penyimpanan dapat berlangsung antara 3 hari dan hingga 12 bulan untuk beberapa jenis produk. Sedangkan buah dan sayuran beku umumnya dipetik pada puncak kematangannya lalu diproses, contohnya dicuci, direbus, dibekukan dan dikemas dalam beberapa jam setelah dipanen.

Tak lama setelah panen, buah-buahan dan sayuran segar pada umumnya mulai kehilangan kelembaban, memiliki risiko lebih besar merusak dan menurunkan nilai gizi. Ini mungkin karena pematangan yang berkelanjutan dan terlihat pada beberapa buah. Vitamin C dalam sayuran segar mulai menurun segera setelah panen dan terus menurun selama penyimpanan.

Secara umum, pembekuan membantu mempertahankan kandungan nutrisi buah-buahan dan sayuran. Namun, beberapa nutrisi mulai rusak ketika produk beku disimpan selama lebih dari setahun⁵⁰. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa produk beku dapat mempertahankan aktivitas antioksidannya meskipun kehilangan vitamin yang larut dalam air⁵¹,⁵².

Secara umum, bukti dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa pembekuan dapat mempertahankan nilai gizi, dan bahwa kandungan nutrisi dari produk segar dan beku adalah serupa⁵³. Ketika penelitian melaporkan penurunan nutrisi dalam beberapa produk beku, penurunan tersebut umumnya kecil⁵⁴. Selain itu, kadar vitamin A, karotenoid, vitamin E, mineral dan serat serupa dalam produk segar dan beku.

Contoh satu studi ilmiah lain yang membandingkan produk supermarket dengan varietas beku – seperti kacang polong, kacang hijau, wortel, bayam dan brokoli menemukan aktivitas antioksidan dan kandungan nutrisi serupa⁵⁵.

Kesimpulannya adalah buah dan sayuran yang baru dipetik langsung dari pertanian atau kebun Anda sendiri memang memiliki kualitas terbaik. Namun jika Anda berbelanja di supermarket, produk beku mungkin sama dengan, atau bahkan lebih bergizi daripada varietas segar.

||Jadi, buah dan sayuran beku adalah alternatif yang nyaman dan hemat biaya untuk pilihan segar. Yang terbaik adalah memilih campuran produk segar dan beku untuk memastikan Anda mendapatkan berbagai nutrisi terbaik.||

Sayuran Apa Yang Bisa Menambah Darah?

Anemia merupakan kondisi kadar hemoglobin dalam sel darah merah yang mengalami penurunan ketika seseorang kekurangan zat besi dari asupan hariannya atau mengalami kondisi medis tertentu. Untuk membantu mencegah dan mengatasi anemia, Anda bisa konsumsi buah dan sayuran penambah darah yang kaya akan zat besi. (Lihat artikel “7 Smoothie Sederhana Menangani Anemia – Enak, Manjur, Sehat”, Ya! :-))

Referensi, Sumber, Kutipan, dan Para Ahli Diwawancarai

¹ Anthony, K., & Wilson, PhD, MSN, RN, IBCLC, AHN-BC, CHT, D. R. (Ed.). (2017, November 21). Carotenoids: Everything You Need to Know. Retrieved from https://www.healthline.com/health/carotenoid.

² Ferreira, M., & Butler, RD, LD, N. (2016, November 4). 11 Red Vegetables With Health Benefits. Retrieved from https://www.healthline.com/health/food-nutrition/red-vegetables.

³ R, R., S, K., S, S., NB, A., & V, R. (2016). Potential role of bromelain in clinical and therapeutic applications. Biomed Rep Journal, 5(3), 283–288. https://doi.org/ 10.3892/br.2016.720. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27602208.

Elliott, RD, B. (2016, October 3). The 20 Healthiest Fruits on the Planet. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/20-healthiest-fruits.

Supplements (ODS), O. O. (Ed.). (2020, February 27). Vitamin C : Fact Sheet for Health Professionals. Retrieved from https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/.

M, A., J, B., & P, C. (2018). Manganese Metabolism In Humans. Front Biosci (Landmark Ed) Journal, 1(23), 1655–1679. https://doi.org/ 10.2741/4665. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29293455.

Raman, MS, RD, R. (2018, May 26). 8 Impressive Health Benefits of Pineapple. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-pineapple. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-pineapple.

Maurer, H. (2001). Bromelain: biochemistry, pharmacology and medical use. Cellular and Molecular Life Sciences CMLS Journal, 58, 1234–1245. Retrieved from https://doi.org/10.1007/PL00000936. Retrieved from https://link.springer.com/article/10.1007/PL00000936.

LN, P., MM, C., LO, L., & EB, B. (2014). Effects Of Canned Pineapple Consumption On Nutritional Status, Immunomodulation, And Physical Health Of Selected School Children. J Nutr Metab Journal, 2014(861659). https://doi.org/ 10.1155/2014/861659. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25505983/.

¹⁰ H, B., A, G., & R, K. (2005). In Vitro Study On The Immunological Effect Of Bromelain And Trypsin On Mononuclear Cells From Humans. Eur J Med Res Journal, 10(8), 325–31. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16131473.

¹¹ DJ, F., S, S., MW, D., & LP, H. (2008). Bromelain Treatment Decreases Neutrophil Migration To Sites Of Inflammation. Clin Immunol Journal, 128(1), 66–74. https://doi.org/ 10.1016/j.clim.2008.02.015. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18482869.

¹² CR, E., D, A., A, L., & TL, M. (2001). Bromelain Modulates T Cell And B Cell Immune Responses In Vitro And In Vivo. Cell Immunol Journal, 210(1), 66–75. https://doi.org/ 10.1006/cimm.2001.1807. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11485354.

¹³ S, P., L, D., AC, V., C, E., Guyot E, K., S, B., … P, G. (2008). Relationship Between Iron Status And Dietary Fruit And Vegetables Based On Their Vitamin C And Fiber Content. Am J Clin Nutr Journal, 87(5), 1298–305. https://doi.org/ 10.1093/ajcn/87.5.1298. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18469253.

¹⁴ Fiedor , J., & Burda , K. (2014). Potential Role of Carotenoids as Antioxidants in Human Health and Disease. Nutrients Journal, 6(2), 466–488. https://doi.org/10.3390/nu6020466. Retrieved from https://www.mdpi.com/2072-6643/6/2/466.

¹⁵ Slavin J. (2013). Fiber and prebiotics: mechanisms and health benefits. Nutrients, 5(4), 1417–1435. https://doi.org/10.3390/nu5041417. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3705355/.

¹⁶ Hyson D. A. (2011). A comprehensive review of apples and apple components and their relationship to human health. Advances in nutrition (Bethesda, Md.), 2(5), 408–420. https://doi.org/10.3945/an.111.000513. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3183591/.

¹⁷ CL, S., Bergen V, V., MC, C., MR, J., H, M., CH, C., & IS, K. (2012). Fruits And Dietary Phytochemicals In Bone Protection. Nutr Res Journal, 32(12), 897–910. https://doi.org/ 10.1016/j.nutres.2012.09.018. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23244535.

¹⁸ DK, D., S, M., & D, R. (2011). Erratum To: Resveratrol And Red Wine, Healthy Heart And Longevity. Heart Fail Rev Journal, 16(4), 425–35. Retrieved from doi: 10.1007/s10741-011-9234-6. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21400036.

¹⁹ SC, K., M, B., A, T., DK, D., & D, B. (2001). Benefits Of Resveratrol In Women’s Health. Drugs Exp Clin Res Journal, 27(5–6), 233–48. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11951581.

²⁰ Bjarnadottir, MS, LN, A. (2015, January 23). Carrots 101: Nutrition Facts and Health Benefits. Retrieved from https://www.healthline.com/nutrition/nutrition/foods/carrots.

²¹ Tata, C. Y., Ickowitz, A., Powell, B., & Colecraft, E. K. (2019). Dietary intake, forest foods, and anemia in Southwest Cameroon.PloS one,14(4), e0215281. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0215281. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/30978220.

²² Krishnaswamy, K., & Raghuramulu, N. (1998). Bioactive phytochemicals with emphasis on dietary practices. The Indian journal of medical research, 108, 167–181 Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/9863273/.

²³ Bhat, R. S., & Al-Daihan, S. (2014). Phytochemical constituents and antibacterial activity of some green leafy vegetables. Asian Pacific journal of tropical biomedicine, 4(3), 189–193. https://doi.org/10.1016/S2221-1691(14)60230-6 Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3868788/.

²⁴ Butler, RD, LD , N. (2016, February 24). Benefits of Celery: For Your Health. Retrieved from https://www.healthline.com/health/food-nutrition/health-benefits-of-celery.

²⁵ Samarghandian, S., Farkhondeh, T., & Samini, F. (2017). Honey and Health: A Review of Recent Clinical Research. Pharmacognosy research, 9(2), 121–127. https://doi.org/10.4103/0974-8490.204647. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5424551/.

²⁶ Aragón, Á. (Ed.). (2020, January 27). Los increíbles beneficios del ajo con miel en ayunas. Retrieved from https://mejorconsalud.com/los-increibles-beneficios-del-ajo-miel-ayunas/.

²⁷ King, S., Glanville, J., Sanders, M. E., Fitzgerald, A., & Varley, D. (2014). Effectiveness of probiotics on the duration of illness in healthy children and adults who develop common acute respiratory infectious conditions: a systematic review and meta-analysis. The British journal of nutrition, 112(1), 41–54. https://doi.org/10.1017/S0007114514000075 Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24780623/.

²⁸ Rhone, MS, RDN, CDN, N., & Butler, RD, LD, N. (Ed.). (2018, July 20). 8 Fantastic Foods to Boost Your Body’s Vitamin D (Plus Recipes!). Retrieved from https://www.healthline.com/health/nutrition/vitamin-d-foods.

²⁹ G, G., JR, O., E, S., D, M., B, L., & AR, Z. (2012). Antioxidant And Anti-inflammatory Properties Of Capsicum Baccatum: From Traditional Use To Scientific Approach. J Ethnopharmacol Journal, 139(1), 228–33. https://doi.org/ 10.1016/j.jep.2011.11.005. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22100562.

³⁰ JH, K., CS, K., IS, H., T, K., & R, Y. (2007). Capsaicin, a spicy component of hot peppers, modulates adipokine gene expression and protein release from obese-mouse adipose tissues and isolated adipocytes, and suppresses the inflammatory responses of adipose tissue macrophages. FEBS Lett Journal, 581(23), 4389–96. https://doi.org/ 10.1016/j.febslet.2007.07.082. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17719033.

³¹ E, M., G, A., A, M., Molina M, B., MA, C., A, M., … R, S. (2002). Immunosuppressive activity of capsaicinoids: capsiate derived from sweet peppers inhibits NF-kappaB activation and is a potent antiinflammatory compound in vivo. Eur J Immunol Journal, 32(6), 1753–63. https://doi.org/ 10.1002/1521-4141(200206)32:6<1753::AID-IMMU1753>3.0.CO;2-2. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12115659.

³² Chen, C. (2015). Sinapic Acid and Its Derivatives as Medicine in Oxidative Stress-Induced Diseases and Aging. Oxidative Medicine and Cellular Longevity Journal, 2016(Article ID 3571614), 10 pages. https://doi.org/10.1155/2016/3571614. Retrieved from https://www.hindawi.com/journals/omcl/2016/3571614/.

³³ M, S., AR, S., & VP, M. (2007). Ferulic Acid: Therapeutic Potential Through Its Antioxidant Property. J Clin Biochem Nutr Journal, 40(2), 92–100. https://doi.org/ 10.3164/jcbn.40.92. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18188410.

³⁴ Mashhadi, N. S., Ghiasvand, R., Askari, G., Hariri, M., Darvishi, L., & Mofid, M. R. (2013). Anti-oxidative and anti-inflammatory effects of ginger in health and physical activity: review of current evidence. International journal of preventive medicine, 4(Suppl 1), S36–S42. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3665023/.

³⁵ AS, A., AN, A., & S, H. (2013). Antihyperlipidemic effects of ginger extracts in alloxan-induced diabetes and propylthiouracil-induced hypothyroidism in (rats). Pharmacognosy Res Journal, 5(3), 157–61. https://doi.org/ 10.4103/0974-8490.112419. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23901210.

³⁶ Gupta, S. C., Patchva, S., & Aggarwal, B. B. (2013). Therapeutic roles of curcumin: lessons learned from clinical trials. The AAPS journal, 15(1), 195–218. https://doi.org/10.1208/s12248-012-9432-8. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3535097/.

³⁷ McFarlin, B. K., Venable, A. S., Henning, A. L., Sampson, J. N., Pennel, K., Vingren, J. L., & Hill, D. W. (2016). Reduced inflammatory and muscle damage biomarkers following oral supplementation with bioavailable curcumin. BBA clinical, 5, 72–78. https://doi.org/10.1016/j.bbacli.2016.02.003 Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4802396/.

³⁸ Wilson, PhD, MSN, RN, IBCLC, AHN-BC, CHT, D. R. (Ed.)., & Deering, S. (2019, February 28). Nature’s 9 Most Powerful Medicinal Plants and the Science Behind Them. Retrieved from https://www.healthline.com/health/most-powerful-medicinal-plants.

³⁹ MS, B., I, P., MT, S., MA, R., F, S., & W, A. (2013). Black Pepper And Health Claims: A Comprehensive Treatise. Crit Rev Food Sci Nutr Journal, 53(9), 875–86. https://doi.org/ 10.1080/10408398.2011.571799. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23768180.

⁴⁰ Cordell, B., & Buckle, J. (2013). The Effects of Aromatherapy on Nicotine Craving on a U.S. Campus: A Small Comparison Study. The Journal of Alternative and Complementary Medicine, 19(8), 709–713. http://doi.org/10.1089/acm.2012.0537 Retrieved from https://www.liebertpub.com/doi/abs/10.1089/acm.2012.0537.

⁴¹ Oboh, G., Ademosun, A. O., Odubanjo, O. V., & Akinbola, I. A. (2013). Antioxidative Properties and Inhibition of Key Enzymes Relevant to Type-2 Diabetes and Hypertension by Essential Oils from Black Pepper. Advances in Pharmacological and Pharmaceutical Sciences Journal, 2013(926047), 6 pages. https://doi.org/10.1155/2013/926047. Retrieved from https://www.hindawi.com/journals/aps/2013/926047/.

⁴² Rivlin R. S. (2001). Historical perspective on the use of garlic. The Journal of nutrition, 131(3s), 951S–4S. doi:10.1093/jn/131.3.951S. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11238795-historical-perspective-on-the-use-of-garlic/.

⁴³ Services, U. O. (Ed.). (2016, September). Garlic. https://www.nccih.nih.gov. Retrieved from https://www.nccih.nih.gov/health/garlic.

⁴⁴ Schaefer, A., & Weatherspoon, Ph.D, MSN, RN, CRNA, D. (Ed.). (2016, May 23). What Is Sweet Annie? Retrieved from https://www.healthline.com/health/what-is-sweet-annie.

⁴⁵ Anthony, K., & Ranchod, PhD, MS, Y. (Ed.). (2017, December 14). Can Artemisinin Treat Cancer? Retrieved from https://www.healthline.com/health/artemisinin-cancer.

⁴⁶ Das A. K. (2015). Anticancer Effect of AntiMalarial Artemisinin Compounds. Annals of medical and health sciences research, 5(2), 93–102. https://doi.org/10.4103/2141-9248.153609. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4389338/.

⁴⁷ Karsch-Völk, M., Barrett, B., & Linde, K. (2015). Echinacea for preventing and treating the common cold. JAMA,313(6), 618–619. https://doi.org/10.1001/jama.2014.17145. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4367446/.

⁴⁸ R. (Ed.). (2010). Useful Foods for Kidney Detox and Cleansing. Retrieved from http://www.all4naturalhealth.com/kidney-detox.html.

⁴⁹ Elmira, P. (2020, April 7). 9 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Secara Alami. Retrieved from https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4221534/9-cara-meningkatkan-imunitas-tubuh-secara-alami.

⁵⁰ Rickman, J. C., Barrett, D. M., & Bruhn, C. M. (2007). Nutritional Comparison Of Fresh, Frozen And Canned Fruits And Vegetables. Part 1. Vitamins C And B And Phenolic Compounds. Journal Of The Science Of Food And Agriculture , 87(6), 930–944. Retrieved from https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/jsfa.2825.

⁵¹ Shofian, N. M., Hamid, A. A., Osman, A., Saari, N., Anwar, F., Dek, M. S., & Hairuddin, M. R. (2011). Effect of freeze-drying on the antioxidant compounds and antioxidant activity of selected tropical fruits. International journal of molecular sciences, 12(7), 4678–4692. https://doi.org/10.3390/ijms12074678. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3155377/.

⁵² V, D., X, W., RH, L., & KK, A. (2002). Thermal Processing Enhances The Nutritional Value Of Tomatoes By Increasing Total Antioxidant Activity. J Agric Food Chem Journal, 50(10), 3010–4. https://doi.org/ 10.1021/jf0115589. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11982434.

⁵³ Shofian, N. M., Hamid, A. A., Osman, A., Saari, N., Anwar, F., Dek, M. S., & Hairuddin, M. R. (2011). Effect of freeze-drying on the antioxidant compounds and antioxidant activity of selected tropical fruits. International journal of molecular sciences, 12(7), 4678–4692. https://doi.org/10.3390/ijms12074678. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3155377/.

⁵⁴ A, B., D, H., & DM, B. (2015). Mineral, Fiber, And Total Phenolic Retention In Eight Fruits And Vegetables: A Comparison Of Refrigerated And Frozen Storage. J Agric Food Chem Journal, 63(3), 951–6. https://doi.org/ 10.1021/jf504890k. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25525668.

⁵⁵ Hunter, K. J., & Fletcher, J. M. (2002). The Antioxidant Activity And Composition Of Fresh, Frozen, Jarred And Canned Vegetables. Innovative Food Science & Emerging Technologies Journal, 3(4), 399–406. https://doi.org/10.1016/S1466-8564(02)00048-6. Retrieved from https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1466856402000486.

Yohana

Menetap di Jakarta-Indonesia, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, Yohana menyukai kegiatan bepergian, menulis, menghabiskan waktu bersama keluarga, juga memasak dan bereksperimen dengan bahan-bahan makanan terutama buah-buahan dan sayuran. Menciptakan dan membangun website 'smoothiedokter.com' impian dan tujuan Yohana adalah berbagi informasi yang paling tidak bias dan informatif tentang diet, gaya hidup sehat, dan kekuatan penyembuhan dari semua makanan alami- dan tentu saja tentang Smoothie. kepada teman-teman, sanak keluarga dan kerabat serta banyak orang Indonesia.

Share Lha!